Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Dibatalkan, KPK Apresiasi Masyarakat
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya membatalkan status tahanan rumah yang dijalani mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qou
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI — Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, SH, MH, menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Aula Pendopo Giri Moyo, Rumah Makan Punokawan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, pada Selasa (17/3/2026).
Kegiatan yang mengusung tema pentingnya pemahaman Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, mahasiswa, kader Partai Golkar, hingga masyarakat umum yang antusias mengikuti acara.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari program penguatan nilai-nilai kebangsaan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dasar-dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, serta memperkokoh persatuan di tengah keberagaman.Baca Juga:
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Koordinator kegiatan, Rizki Mardhatillah, yang menyampaikan terima kasih kepada Mangihut Sinaga atas kehadirannya dan komitmennya dalam menyebarluaskan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan.
Dalam pemaparannya, Mangihut Sinaga menegaskan bahwa 4 Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—merupakan fondasi yang harus dijaga oleh seluruh rakyat Indonesia.
"Empat pilar ini bukan sekadar konsep atau teori, tetapi pedoman hidup bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan, harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari," tegas Mangihut.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengingatkan generasi muda akan pentingnya menjaga keberagaman yang menjadi kekuatan dalam mempererat solidaritas sosial.
Mangihut menyampaikan bahwa meskipun Indonesia memiliki perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa, keberagaman tersebut harus dijadikan kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan keutuhan NKRI.
Selain membahas 4 Pilar Kebangsaan, Mangihut Sinaga juga menyoroti masalah penting lainnya yang tengah mengancam masa depan bangsa: penyalahgunaan narkoba.
Mangihut mengingatkan bahwa narkoba adalah salah satu ancaman serius yang dapat merusak generasi muda dan membahayakan keutuhan bangsa.
"Penyalahgunaan narkoba adalah ancaman nyata bagi generasi muda kita. Jika generasi muda rusak karena narkoba, maka masa depan bangsa juga ikut terancam. Oleh karena itu, menjaga diri dari narkoba merupakan bagian dari tanggung jawab kita dalam menjaga nilai-nilai Pancasila dan keutuhan NKRI," ujar Mangihut.
Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi hukum dan penegakan hukum, Mangihut menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung pemberantasan narkoba.
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya membatalkan status tahanan rumah yang dijalani mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qou
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehNatalius Pigai.KALAU Anda jujur kepada saya, saya juga boleh dong jujur dan apa adanya. Katakata yang sering diucapkan oleh Presiden
OPINI
TANJAB TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Jabung Timur berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan yang men
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, melontarkan kritik keras terkait pengalihan status penahan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan alasan di balik intensitas kunjungan dinasnya ke luar negeri. Dalam s
NASIONAL
BANDA ACEH Dalam rangka mempererat hubungan antar lembaga serta memperkuat sinergi untuk menjaga stabilitas keamanan, Kapolda Aceh Irjen
NASIONAL
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) baru saja membatalkan UndangUndang Nomor 12 Tahun 1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Pimpinan dan A
POLITIK
JAKARTA Harga emas Antam pada hari ini, Senin (23/3), mengalami penurunan yang cukup signifikan pada awal pekan. Berdasarkan data resmi
EKONOMI
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melanjutkan tradisi silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri dengan menghubungi sejuml
NASIONAL
JAKARTA PT Garuda Indonesia Tbk mencatatkan kerugian bersih sebesar USD 319,39 juta atau sekitar Rp5,4 triliun pada tahun buku 2025. Dir
EKONOMI