Nama Muhammad Suryo Kembali Muncul, Kini Dipanggil KPK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil pengusaha Muhammad Suryo sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkunga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAWA BARAT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Kamis, 2 April 2026.
Berdasarkan informasi yang diterima, hampir seluruh wilayah Jawa Barat diperkirakan akan diguyur hujan ringan sepanjang hari, dengan suhu udara yang bervariasi antara 18 hingga 31°C dan kelembapan yang cukup tinggi.
Bogor, Kota Bogor, Sukabumi, dan Kota Sukabumi akan mengalami hujan ringan, dengan suhu udara yang berkisar antara 21 hingga 30°C.Baca Juga:
Kelembapan di wilayah ini diperkirakan cukup tinggi, mencapai 66 hingga 97%.
Warga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi hujan yang dapat mengganggu aktivitas di luar ruangan.
Sementara itu, Cianjur dan Garut diperkirakan juga akan dilanda hujan ringan, dengan suhu udara antara 18 hingga 26°C dan kelembapan yang cukup tinggi, berkisar antara 70 hingga 98%.
Meskipun hujan yang diperkirakan ringan, BMKG tetap mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap kondisi jalan yang licin.
Bandung, Kota Bandung, dan Cimahi akan diguyur hujan ringan, dengan suhu berkisar antara 20 hingga 26°C dan kelembapan udara antara 67 hingga 94%.
Cuaca sejuk ini berpotensi menjadi pilihan yang nyaman bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan, namun masyarakat tetap disarankan untuk mempersiapkan payung atau pelindung hujan.
Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Subang, dan Purwakarta juga akan menghadapi hujan ringan dengan suhu yang cenderung sejuk, berkisar antara 18 hingga 31°C.
Kelembapan di wilayah-wilayah ini diperkirakan cukup tinggi, antara 70 hingga 98%, dan dapat menyebabkan kondisi udara yang terasa lembap sepanjang hari.
Di Cirebon, Indramayu, Karawang, dan Bekasi, hujan ringan diprediksi akan turun dengan suhu yang sedikit lebih tinggi, antara 24 hingga 31°C, dan kelembapan sekitar 66 hingga 97%.
Warga di daerah-daerah ini disarankan untuk tetap berhati-hati saat berkendara, mengingat hujan dapat menyebabkan jalanan licin.
BMKG juga mengingatkan bahwa meskipun intensitas hujan diperkirakan ringan, potensi genangan air di beberapa titik tetap perlu diwaspadai.
Masyarakat yang berada di luar ruangan diharapkan membawa perlengkapan pelindung hujan, terutama bagi yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Hujan ringan berpotensi mengganggu mobilitas di beberapa wilayah, terutama bagi pengendara.
Masyarakat disarankan untuk membawa payung atau pelindung hujan dan memantau perkembangan cuaca secara berkala.*
(ad)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil pengusaha Muhammad Suryo sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkunga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia mengapresiasi langkah pemerintah dalam merespons tekanan geopolitik global melalui kebijakan transf
EKONOMI
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau Dek Fadh, menggelar mediasi untuk menyelesaikan perselisihan terkait pembagian wewenang
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak putusan pailit terhadap PT Dua Kuda Indonesia. Mereka menilai, keputusan ter
PERISTIWA
MEDAN Heliyanto, pejabat pengadaan barang dan jasa (PPK) pada Satker BBPJN Sumut, divonis 5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Direktorat Jenderal Bea
HUKUM DAN KRIMINAL
INDRAMAYU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat sekaligus Ketua DPD PDI
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TENGAH Sebuah video yang menunjukkan seorang tenaga kesehatan di Rumah Sakit Datu Beru, Aceh Tengah, sedang berjoget saat melakukan
PERISTIWA
JAKARTA Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengkritik keras pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahma
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Rasa kecewa masyarakat Kabupaten Batu Bara, khususnya di Kecamatan Talawi, kian memuncak akibat lambannya penanganan sampah ya
PEMERINTAHAN