Pembangunan ini dilakukan untuk memulihkan akses masyarakat yang sempat terputus akibat bencana.
Pembangunan jembatan tersebut melibatkan Babinsa Koramil 0108-03/Badar serta personel Posramil Darul Hasanah dari Kodim 0108/Aceh Tenggara. Hingga Minggu (12/4/2026), pengerjaan telah memasuki tahap pemasangan rangka dasar pondasi.
Di lokasi, personel TNI dan warga terlihat bergotong royong menyelesaikan pembangunan. Meski menggunakan peralatan terbatas, proses pembangunan tetap memperhatikan kualitas dan aspek keamanan.
Danramil 0108-03/Badar melalui Danposramil Darul Hasanah, Dedi Cahyadi, mengatakan pembangunan jembatan ini menjadi prioritas untuk memulihkan mobilitas masyarakat.
"Jembatan ini akan mempermudah mobilitas warga, termasuk kelancaran distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat," ujarnya.
Jembatan gantung tersebut memiliki peran vital karena menjadi akses penghubung antarwilayah di Kecamatan Badar. Selain menunjang aktivitas ekonomi, jembatan juga penting untuk akses pendidikan dan layanan kesehatan warga.
Sebelumnya, infrastruktur penghubung di wilayah tersebut rusak akibat banjir bandang yang memutus konektivitas antarwilayah. Kondisi ini sempat menghambat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Pembangunan jembatan ini menjadi bentuk respons cepat TNI bersama masyarakat dalam mengatasi dampak bencana. Dengan pengerjaan yang terus dikebut, jembatan diharapkan segera rampung dan dapat kembali digunakan.
Kehadiran jembatan ini juga menjadi wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur serta mendukung aktivitas warga sehari-hari.*
(dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Babinsa Kodim 0108 Bangun Jembatan Gantung di Badar Aceh Tenggara, Percepat Mobilitas dan Ekonomi Warga