BREAKING NEWS
Sabtu, 25 April 2026

Kemnaker Genjot Pelatihan Vokasi 2026, Targetkan 70 Ribu Peserta Siap Kerja

Raman Krisna - Senin, 20 April 2026 07:26 WIB
Kemnaker Genjot Pelatihan Vokasi 2026, Targetkan 70 Ribu Peserta Siap Kerja
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. (foto: Biro Humas Kemnaker)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDUNG — Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan arah baru program pelatihan vokasi nasional pada 2026 yang difokuskan pada penyelarasan keterampilan dengan kebutuhan industri.

Program ini diklaim dirancang dengan skema link and match agar lulusan lebih siap terserap di dunia kerja.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas peserta, tetapi juga pada relevansi kompetensi terhadap kebutuhan pasar tenaga kerja.

Baca Juga:

"Program ini dirancang link and match dengan kebutuhan industri. Fokus kami adalah meningkatkan keterampilan agar lulusan dapat terserap di dunia kerja," ujar Yassierli saat meninjau PVN Batch I 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, Jumat, 19 April 2026.

Secara nasional, PVN Batch I 2026 diikuti 10.405 peserta yang tersebar di 21 Balai Latihan Kerja (BLK), 13 satuan pelatihan di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, serta 46 BLK UPTD.

Di BBPVP Bandung, sebanyak 512 peserta mengikuti pelatihan dengan berbagai bidang keterampilan, mulai dari pengoperasian forklift, barista, pembuatan roti dan pastry, hingga desain tiga dimensi berbasis computer-aided design (CAD).

Program juga mencakup pelatihan berbasis proyek (project-based learning) pada sistem instalasi smart building.

Kemnaker menyebut fasilitas pelatihan turut disiapkan secara lengkap, termasuk instruktur, sarana-prasarana, hingga skema perlindungan peserta.

Peserta memperoleh pelatihan gratis, makan siang, bantuan transportasi, jaminan kecelakaan kerja dan kematian, sertifikat pelatihan, serta sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Untuk program tertentu, peserta juga disediakan asrama.

Pada tahun anggaran 2026, Kemnaker menargetkan 70.000 peserta pelatihan vokasi yang dibiayai APBN.

Program ini diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK sederajat tanpa pungutan biaya.

"Harapannya, peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga siap berkontribusi di dunia industri," kata Yassierli.*

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Ingatkan Bahaya Kejahatan Korporasi, Pasar Modal Dinilai Kian Rentan Disalahgunakan
Kemnaker Dorong Rekrutmen Pekerja Lansia, Apindo Ingatkan Risiko Jika Diterapkan Seragam
Prabowo, Polymath Man, dan Jalur Strategis Indonesia
Program Magang Nasional Batch I Berakhir, Kemnaker Ingatkan Peserta: Sertifikat hingga Uang Saku Tergantung Kelengkapan Akhir
Komdigi Tunda Sistem Rating IGRS Usai Dugaan Kebocoran Data Game, Tunggu Hasil Investigasi
PROPER INALUM : Dari Energi Bersih Hingga Inovasi Sosial
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru