Sebut Alasannya Mengada-ada, Sudaryono Resmi Batalkan Proyek Janggal LED Rp 535 Miliar di BGN
JAKARTA Pengadaan LED senilai Rp535 miliar di Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan setelah informasinya ramai beredar di media sosi
NASIONAL
ARTIKEL 2 (FEATURE)
Dari Sungai Asahan ke Dunia: Jejak Energi Bersih INALUM dalam Membangun Industri Berkelanjutan
ARTIKEL 3 (ANALISIS + FEATURE)
Sinergi Keberlanjutan INALUM: Dari Inovasi Industri hingga Dampak Sosial Bernilai
Keberlanjutan bukan lagi sekadar pilihan atau tren, melainkan sebuah keharusan bagi industri modern. INALUM memahami hal ini dengan sangat baik dan menjadikannya sebagai fondasi utama dalam setiap strategi bisnisnya.
Melalui mekanisme PROPER, perusahaan tidak hanya dinilai dari tingkat kepatuhannya terhadap regulasi, tetapi juga dari kemampuan berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan serta masyarakat.
Strategi Keberlanjutan INALUM
INALUM membangun visi keberlanjutan berdasarkan tiga pilar utama yang saling menguatkan:
1. Energi Bersih sebagai Fondasi
Pemanfaatan PLTA menjadi tulang punggung operasional yang memberikan keuntungan ganda:
- Menekan emisi gas rumah kaca secara signifikan
- Meningkatkan efisiensi penggunaan energi
- Mendukung transisi energi nasional
2. Inovasi Industri sebagai Penggerak
Perusahaan terus berinvestasi pada teknologi ramah lingkungan, antara lain melalui:
- Optimalisasi proses produksi yang lebih efisien
- Upaya minimasi dan pengolahan limbah produksi
- Digitalisasi sistem pemantauan lingkungan secara real-time
3. Dampak Sosial sebagai Tujuan
Kesuksesan sebuah perusahaan juga diukur dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh lingkungan sekitar. INALUM mewujudkannya melalui:
- Program pemberdayaan ekonomi masyarakat
- Penguatan kapasitas sumber daya manusia
- Peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan umum
PROPER sebagai Instrumen Transformasi
PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berfungsi lebih dari sekadar alat penilaian. Bagi INALUM, program ini menjadi katalisator yang mendorong perusahaan untuk terus:
- Bersikap transparan
- Berinovasi tanpa henti
- Bertanggung jawab secara menyeluruh
INALUM berhasil mengubah kewajiban menjadi peluang untuk transformasi bisnis yang lebih baik.
Menuju Masa Depan Industri Indonesia
Konsistensi meraih PROPER Emas membuktikan bahwa INALUM berada di jalur yang tepat. Menatap masa depan, berbagai tantangan seperti perubahan iklim global, tuntutan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance), hingga persaingan pasar global tentu masih ada.
Namun, dengan fondasi yang telah dibangun kuat selama ini, INALUM memiliki potensi besar untuk menjadi:
- Acuan atau benchmark industri hijau nasional
- Pemimpin produsen aluminium berkelanjutan di Asia
- Motor penggerak utama ekonomi hijau Indonesia
Kesimpulan
INALUM membuktikan bahwa keberlanjutan bukanlah penghambat, melainkan peluang untuk menciptakan nilai tambah jangka panjang. Sinergi sempurna antara energi bersih, inovasi teknologi, dan kepedulian sosial menjadi kunci keberhasilan perusahaan ini dalam mewujudkan industri yang maju namun tetap berkelanjutan.
#PROPERINALUM #Keberlanjutan #EnergiHijau #IndustriIndonesia #ESG #InovasiSosial
JAKARTA Pengadaan LED senilai Rp535 miliar di Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan setelah informasinya ramai beredar di media sosi
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sidang perdana permohonan praperadilan terkait sah atau tidaknya penyitaan yang d
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperdalam penyidikan terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) naik Rp31.000 pada perdagangan Jumat (4/9/2026). Harga emas Antam ukuran 1 gram kini
EKONOMI
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga membatalkan rencana penerapan mekanisme pembelian BBM subsidi dengan menunjukkan surat tanda nomor kendar
EKONOMI
VLADIVOSTOK Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto terkait kerja sama
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (4/9/2026). Dolar AS pagi ini berada di leve
EKONOMI
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri Penutupan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Berdampa
PEMERINTAHAN
TAPTENG Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke wilayah Tapanuli, Sumatera Utara, Jumat (4/9/2026). Da
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mendalami data lebih dari 1,4 juta penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terlibat
NASIONAL