BREAKING NEWS
Selasa, 21 April 2026

Giant Sea Wall Dipercepat, Prabowo Minta Akademisi Turun Tangan di Proyek Raksasa Ini

Adam - Selasa, 21 April 2026 09:01 WIB
Giant Sea Wall Dipercepat, Prabowo Minta Akademisi Turun Tangan di Proyek Raksasa Ini
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, seusai rapat terbatas di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 20 April 2026. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pelibatan kalangan akademisi, khususnya dosen perguruan tinggi, dalam proyek pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall.

Langkah ini disebut sebagai upaya memperkuat basis riset ilmiah dalam proyek strategis nasional yang ditujukan menghadapi ancaman perubahan iklim di pesisir utara Jawa.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengatakan keterlibatan akademisi diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembangunan infrastruktur tersebut.

Baca Juga:

Menurut dia, banyak hasil riset kampus yang telah siap diaplikasikan di lapangan.

"Dosen-dosen dengan penelitian yang relevan diminta untuk terlibat dalam pengembangan Giant Sea Wall agar lebih efektif dan efisien," kata Brian seusai rapat terbatas di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 20 April 2026.

Brian menyebut sejumlah penelitian perguruan tinggi bahkan sudah diuji dalam proyek tanggul laut di kawasan Demak–Semarang.

Ia menilai pengalaman tersebut dapat menjadi dasar pengembangan proyek berskala lebih besar di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Proyek Giant Sea Wall menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam merespons dampak kenaikan permukaan air laut yang mengancam kawasan pesisir.

Pemerintah menilai proyek ini memiliki nilai strategis karena berpotensi melindungi sekitar 60 persen kawasan industri dan lebih dari 30 juta penduduk di pesisir Pantura.

"Proyek ini sangat penting untuk melindungi kawasan industri dan jutaan masyarakat di pesisir jika berjalan optimal," ujar Brian.

Dalam waktu dekat, pemerintah berencana mengundang para guru besar dari berbagai bidang keahlian, termasuk reklamasi dan pembangunan daratan, untuk membahas pengembangan proyek lebih lanjut.

Pertemuan tersebut akan melibatkan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Didit Herdiawan Ashaf, guna merumuskan langkah teknis ke depan.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPRD, Retret, dan Tantangan Integritas
Sekda Aceh Buka Banda Aceh Experience, Gaungkan Investasi dan Hilirisasi Industri
MTQN ke-57 Asahan Resmi Ditutup, Wakil Bupati Rianto Tekankan Penguatan Syiar dan Pembinaan Al-Qur’an
Wali Kota Tanjungbalai Temui Pedagang Pasar Bahagia, Sepakat Relokasi Mandiri Ditunda Tiga Hari: Kota Lebih Baik, Tidak Kumuh
Kejar PAD 2026, Wali Kota Tanjungbalai Pasang Target Pajak 100 Persen Tanpa Toleransi Keterlambatan
Pemprov Sumut Tegaskan Kericuhan Usai Pelantikan KA KAMMI Tidak Terkait Urusan Pemerintahan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru