BREAKING NEWS
Rabu, 24 Juni 2026

Kemiskinan Ekstrem Menurun, Cak Imin Sebut Program MBG dan Kedaulatan Pangan Berpengaruh

- Senin, 27 April 2026 18:05 WIB
Kemiskinan Ekstrem Menurun, Cak Imin Sebut Program MBG dan Kedaulatan Pangan Berpengaruh
Siswa di SD Inpres 2 Baa, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, sedang menikmati makanan program MBG. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut angka kemiskinan ekstrem di Indonesia mengalami penurunan dari 3,56 juta orang menjadi 2,2 juta orang pada periode 2024–2025.

Ia menilai sejumlah program pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto berkontribusi terhadap capaian tersebut.

"Yang paling berdampak tentu program makan bergizi gratis (MBG), kemudian kedaulatan pangan," kata Cak Imin di Gedung BP Jamsostek, Jakarta Selatan, Senin, 27 April 2026.

Baca Juga:

Menurut dia, program tersebut berdampak langsung pada sektor riil, termasuk peningkatan produktivitas petani melalui ketersediaan pupuk serta kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP).

Sektor perikanan juga disebut mengalami dampak positif dari kebijakan tersebut.

Cak Imin menambahkan, kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah turut berperan dalam menekan kemiskinan ekstrem.

Menurut dia, efisiensi membuat alokasi anggaran lebih terarah pada program prioritas yang langsung menyentuh masyarakat.

"Politik anggaran kita ini dengan efisiensi maka akan ketemu pola skala prioritasnya, akan ketemu pola kebutuhan riil masyarakat," ujarnya.

Ia menyebut efisiensi anggaran juga menekan potensi kebocoran dalam penggunaan anggaran negara.

Dengan demikian, dana publik dapat lebih optimal digunakan untuk program pengentasan kemiskinan.

Sebelumnya, Cak Imin juga melaporkan bahwa tingkat kemiskinan ekstrem turun dari 1,26 persen pada Maret 2024 menjadi 0,78 persen pada September 2025.

Ia menyebut sekitar 1,3 juta orang telah keluar dari kategori tersebut.

"Sehingga penduduk miskin ekstrem kita menjadi berjumlah 2,2 juta orang dari sebelumnya 3,56 juta orang," kata dia.

Meski demikian, Cak Imin menegaskan pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengentaskan 2,2 juta penduduk yang masih berada dalam kategori kemiskinan ekstrem.*


(d/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dari Aktivis Buruh ke Kursi Menteri! Jumhur Hidayat Resmi Jabat Menteri Lingkungan Hidup, Gantikan Faisol Hanif yang Jadi Wamenko Pangan
Diduga Ada ‘Mafia Sembako’? Harga Naik, Stok Hilang Usai Sidak!
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp62.300/kg, Telur Ayam Rp35.150/kg
BGN Bongkar Alasan Klasik Pelanggaran Dapur MBG, Banyak Pengelola Mengaku Tidak Tahu SOP
Pemerintah Klaim RI Capai Swasembada Pangan, Impor Hanya 5 Persen dari 11 Komoditas Strategis
Mahfud MD Kuliti Dugaan Bobrok Anggaran MBG, Singgung Mobil hingga Kaos dari Dana Negara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru