Kunjungan itu turut didampingi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin.
Rombongan tiba sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung meninjau area pembangunan bendungan.
Di lokasi, Gibran berdialog dengan sejumlah kepala desa yang menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan daerah.
"Saya di kantor juga sering menerima masukan dari kepala desa, baik melalui media sosial maupun surat. Banyak yang memberikan evaluasi terhadap program yang berjalan," kata Gibran.
Ia menyebut sejumlah isu yang disampaikan akan segera ditindaklanjuti, termasuk persoalan Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS PBI), pembangunanBendungan Tugu, serta ruas Jalur Lintas Selatan (JLS) yang belum tersambung.
"Tadi ada sekitar 40 kilometer jalan yang belum tersambung. Itu akan kami tindak lanjuti, termasuk persoalan pembebasan lahan," ujarnya.
Gibran juga menyoroti pentingnya penguatan Dana Desa sebagai instrumen pembangunan di tingkat desa agar manfaat pembangunan lebih merata.
"Kami berterima kasih atas kunjungan Mas Wapres. Harapannya Trenggalek semakin makmur," kata Puryono.
Ia menambahkan, pembangunan Jalur Lintas Selatan dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Jawa.*