BREAKING NEWS
Rabu, 29 April 2026

Pemko Medan Genjot Proyek BRT Mebidang, Wali Kota Rico Waas: Masyarakat Harus Tahu Kapan Selesai

Abyadi Siregar - Rabu, 29 April 2026 16:37 WIB
Pemko Medan Genjot Proyek BRT Mebidang, Wali Kota Rico Waas: Masyarakat Harus Tahu Kapan Selesai
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam rapat bersama Ditjen Perhubungan, Selasa (28/4/2026). (foto: Prokopim PEMKO MEDAN)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Kota Medan terus mempercepat pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang menghubungkan Medan, Binjai, dan Deli Serdang (Mebidang).

Sejumlah titik pembangunan di Kota Medan saat ini masih terlihat dalam tahap pengerjaan dengan area proyek yang ditutup seng, seiring berjalannya konstruksi sistem transportasi massal tersebut.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya kepastian jadwal penyelesaian proyek agar masyarakat dapat melihat progres nyata pembangunan transportasi publik di kawasan Mebidang.

Baca Juga:

"Keberadaan jadwal yang jelas sangat penting. Masyarakat harus tahu kapan proyek ini selesai," ujar Rico Waas dalam rapat bersama Ditjen Perhubungan, Selasa (28/4/2026).

Proyek BRT Mebidang yang didukung pembiayaan Bank Dunia ini ditargetkan rampung pada Juni 2027.

Saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap pelaksanaan lima paket pekerjaan di berbagai titik.


Sistem BRT Mebidang nantinya akan menghubungkan kawasan strategis di Kota Medan dengan wilayah penyangga seperti Binjai dan Deli Serdang.

Layanan ini akan didukung hingga 273 unit armada bus dengan waktu tunggu sekitar 15 menit.


Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Muiz Thohir, menjelaskan bahwa sistem ini juga akan dilengkapi teknologi Intelligent Transport System (ITS) dan Area Traffic Control System (ATCS) untuk mendukung kelancaran lalu lintas.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti depo bus serta integrasi dengan angkutan pengumpan (feeder) yang menjangkau kawasan permukiman warga.

Rico Waas menegaskan bahwa pembangunan BRT Mebidang bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi bagian dari upaya mengubah pola mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Ia juga meminta Kementerian Perhubungan segera menyerahkan rincian kebutuhan teknis agar Pemko Medan dapat mempercepat tindak lanjut di lapangan.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Ungkap 22 Kg Sabu di Parkiran Mal Medan Sunggal, Disembunyikan dalam Tangki Mobil Dimodifikasi
Prabowo Sebut Dunia Justru Belajar Program MBG Indonesia: Jangan Jadi Bangsa Rendah Diri
Eks PPK BTP Sumut Akui Terima Rp7 Miliar, Ungkap Dugaan Pengaturan Tender Proyek Kereta Api
Tekan Praktik Nikah Siri, Wali Kota Medan Dorong APRI Susun Standarisasi SOP Ijab Kabul
Wali Kota Medan Dukung Sosialisasi Jaminan Kecelakaan Kerja ASN, RSU Eshmun Siap Layani Peserta Taspen
May Day 2026 di Sumut Dipusatkan di GOR Astaka, Pemprov Siapkan Dialog dan Perlindungan 20 Ribu Pekerja Rentan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru