BREAKING NEWS
Rabu, 24 Juni 2026

Pengamat Politik: Program MBG Perlu Dikawal, Bukan Dipertentangkan

Adelia Syafitri - Sabtu, 02 Mei 2026 18:24 WIB
Pengamat Politik: Program MBG Perlu Dikawal, Bukan Dipertentangkan
Siswa menerima makanan Program MBG di Bogor, 10 Februari 2025. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Pengamat politik Ujang Komarudin menilai interaksi langsung Presiden Prabowo Subianto dengan buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026, menjadi ruang penting untuk menguji kebijakan publik secara langsung.

Dalam kesempatan itu, Prabowo sempat menanyakan manfaat program makan bergizi gratis (MBG) kepada para buruh.

Respons yang muncul dinilai Ujang sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang sehat.

Baca Juga:

"Pendekatan ini dapat mempersempit jarak antara pembuat kebijakan dan penerima manfaat. Respons beragam dari masyarakat merupakan masukan penting bagi pemerintah," kata Ujang dalam keterangan tertulis, Sabtu, 2 Mei 2026.

Menurut dia, dialog terbuka antara kepala negara dan masyarakat dapat membantu pemerintah membaca dampak kebijakan secara lebih nyata di lapangan.

Ia menyebut, kritik atau tanggapan publik tidak seharusnya dipahami sebagai penolakan terhadap program MBG.

"Menuntut kesejahteraan buruh dan mengawal MBG adalah dua hal yang bisa berjalan beriringan, tidak perlu dipertentangkan," ujarnya.

Ujang menambahkan, program makan bergizi gratis memiliki sejumlah dampak ekonomi, mulai dari penyerapan hasil pertanian, stabilisasi harga pangan, hingga penguatan sektor usaha mikro.

Program tersebut juga dinilai berpotensi menurunkan beban rumah tangga dan meningkatkan asupan gizi anak.

"Intinya, program ini punya tujuan sosial yang besar dan dampaknya mulai dirasakan oleh petani, UMKM, dan masyarakat," kata dia.

Ia menekankan pentingnya pengawalan publik agar program tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran.*


Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Megawati Sentil Sistem Hukum RI: Terlalu Banyak Aturan, Keadilan Hilang
Respons Partai Ummat atas Pernyataan Viral Amien Rais: Jika Ada yang Merasa Dirugikan, Silakan Tempuh Jalur Hukum
Kabar Baik untuk Nelayan! Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perkuat Perlindungan Awak Kapal Perikanan
Singgung Mandeknya RUU Pemilu, Megawati Sebut Kondisi Negara Seperti “Poco-poco”
Sekdaprov Sumut Nilai HIPMI Mitra Strategis Pemerintah: Ekonomi Daerah Kuat Ditopang Wirausaha Muda
Bobby Nasution Minta Gaji Guru di Sumut Naik Setiap Tahun!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru