BREAKING NEWS
Sabtu, 20 Juni 2026

Nusron Wahid: Sebagian Besar Tanah di Indonesia Masih Dikuasai Kelompok Tertentu

Dharma - Minggu, 03 Mei 2026 10:02 WIB
Nusron Wahid: Sebagian Besar Tanah di Indonesia Masih Dikuasai Kelompok Tertentu
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. (foto: Kementerian ATR/BPN)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengakui bahwa distribusi kepemilikan tanah di Indonesia masih timpang.

Ia menyebut sebagian besar lahan masih dikuasai oleh kelompok-kelompok tertentu sehingga akses masyarakat terhadap tanah menjadi terbatas.

"Bagaimana seseorang bisa keluar dari kemiskinan jika tidak memiliki akses paling dasar, yaitu tanah," ujar Nusron dalam keterangan resminya, Sabtu, 2 Mei 2026.

Baca Juga:

Menurut dia, ketimpangan tersebut berdampak langsung pada belum meratanya perekonomian nasional.

Akses terhadap tanah, kata Nusron, merupakan salah satu faktor utama dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Pemerintah, lanjutnya, tengah mendorong restrukturisasi distribusi tanah melalui kebijakan yang mengedepankan keadilan, pemerataan, serta keberlanjutan ekonomi.

Nusron Wahid menegaskan kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk mematikan pelaku usaha besar, melainkan mendorong agar kelompok kecil juga mendapatkan kesempatan berkembang.

"Adil saja tidak cukup, merata saja tidak cukup kalau tidak ada keberlanjutan ekonomi. Yang kecil harus menjadi besar, dan yang belum punya akses harus diberikan kesempatan," ujarnya.

Dalam konteks tersebut, Kementerian ATR/BPN juga memperkuat pengawasan terhadap penguasaan lahan yang dinilai berlebihan oleh segelintir pihak.

Evaluasi hak guna usaha (HGU) serta penertiban izin lahan tidak produktif menjadi bagian dari langkah kebijakan.

Selain itu, pemerintah mendorong sinergi lintas sektor untuk memastikan pemanfaatan tanah memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Nusron Wahid menyebut keberhasilan reforma agraria tidak hanya diukur dari luas tanah yang didistribusikan, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Partai Ummat Gelar Munas: Amien Rais Tegaskan Dukung Pemerintahan Prabowo, Incar 20 Kursi DPR
Mentan Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa: Jangan Banyak Teori, Mulai Saja
Presiden Prabowo Kumpulkan Kabinet Merah Putih di Hambalang, Ini yang Dibahas
Ultimatum Keras Mahasiswa ke Pemerintah usai Demo Hardiknas: Senin Kami Turun dengan Massa Lebih Besar!
Butuh Modal Usaha? KUR BRI 2026 Tawarkan Pinjaman hingga Rp50 Juta, Cicilan Mulai Rp216 Ribu per Bulan
Hari Buruh dan Tantangan Ekonomi Modern
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru