BREAKING NEWS
Minggu, 03 Mei 2026

Mentan Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa: Jangan Banyak Teori, Mulai Saja

Adelia Syafitri - Minggu, 03 Mei 2026 09:27 WIB
Mentan Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa: Jangan Banyak Teori, Mulai Saja
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (foto: a.amran_sulaiman/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong kalangan pengusaha, terutama generasi muda, untuk mengambil peran dalam pengembangan industri kelapa nasional melalui penguatan hilirisasi.

Menurut Amran, Indonesia memiliki potensi kelapa yang besar, namun hingga kini belum dimaksimalkan dari sisi pengolahan industri sehingga nilai tambah komoditas tersebut masih belum optimal.

"Kelapa kita sangat melimpah dan nilainya bisa meningkat berkali-kali lipat jika diolah. Tapi industri pengolahannya masih terbatas. Ini peluang besar yang harus segera diambil," kata Andi Amran Sulaiman dalam keterangan resminya, Sabtu, 2 Mei 2026.

Baca Juga:

Amran mengatakan pemerintah tengah mempercepat program hilirisasi kelapa secara nasional sebagai bagian dari strategi besar pengembangan sektor perkebunan.

Pada 2026, pemerintah menargetkan pengembangan kawasan hilirisasi kelapa mencapai sekitar 150 ribu hingga 154 ribu hektare, meningkat signifikan dibanding realisasi tahun sebelumnya yang berada di kisaran 11.515 hektare pada 2025.

Menurut dia, program hilirisasi perkebunan tersebut ditargetkan mampu menyerap hingga 1,6 juta tenaga kerja pada 2027.

Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa yang selama ini masih didominasi ekspor bahan mentah.

Selain itu, hilirisasi dinilai dapat membuka peluang pembangunan industri pengolahan di dalam negeri sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

Amran juga meminta pelaku usaha muda tidak ragu untuk masuk ke sektor industri pengolahan komoditas strategis nasional.

"Kalau jadi pengusaha, jangan terlalu banyak berpikir tanpa aksi. Harus berani. Mulai saja dulu, bangun pabrik, kembangkan usaha. Peluang itu tidak datang dua kali," ujarnya.

Ia menilai keterlibatan sektor swasta akan berperan penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, terutama di tengah meningkatnya permintaan global terhadap produk turunan kelapa.

Andi Amran Sulaiman menegaskan Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi pemain utama industri kelapa dunia karena didukung lahan, iklim, dan sumber daya yang memadai.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Kumpulkan Kabinet Merah Putih di Hambalang, Ini yang Dibahas
Butuh Modal Usaha? KUR BRI 2026 Tawarkan Pinjaman hingga Rp50 Juta, Cicilan Mulai Rp216 Ribu per Bulan
Hari Buruh dan Tantangan Ekonomi Modern
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik? Ini Penjelasan Pemerintah
30 Ribu Lowongan Manajer Kopdes Dibuka, Ternyata Segini Gajinya!
Bahlil: Indonesia Pilih Jalan Sendiri Hadapi Gejolak Energi Global
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru