Skandal Suap ATR/BPN Jerat Dirjen, Mahfud MD: Mustahil Menteri Tak Tahu, Mestinya Mundur
JAKARTA, Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyoroti kasus dugaan suap pengurusa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Pemerintah melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Hingga awal Mei 2026, progres pembangunan huntara tercatat telah mencapai 92 persen dari total target nasional.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan dari total kebutuhan 1.024 unit huntara di Sumut, seluruhnya telah selesai dibangun. Sementara di Sumbar, 830 unit huntara yang direncanakan juga sudah rampung 100 persen.
"Di Sumut seluruh kebutuhan huntara sudah selesai dibangun. Di Sumbar juga telah tuntas sesuai rencana," ujar Tito dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).Baca Juga:
Untuk wilayah Aceh, sebagai daerah dengan dampak terbesar, pembangunan huntara juga menunjukkan progres signifikan. Dari total rencana 18.380 unit, sebanyak 16.785 unit atau sekitar 91 persen telah selesai dibangun.
Secara keseluruhan, pembangunan huntara di tiga provinsi telah mencapai 18.639 unit dari total rencana 20.234 unit.
Tito menjelaskan, pembangunan huntara merupakan hasil kerja sama lintas sektor yang melibatkan BNPB, Kementerian PUPR/PKP, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta berbagai organisasi kemanusiaan.
Seiring dengan hampir rampungnya pembangunan huntara, pemerintah kini mulai mengakselerasi pembangunan hunian tetap (huntap) sebagai tahap lanjutan pemulihan pascabencana.
Hingga 4 Mei 2026, pembangunan huntap di tiga provinsi baru mencapai 4,2 persen atau 1.661 unit dalam proses pembangunan dan 248 unit telah selesai dari total rencana 39.501 unit.
Di Aceh, dari total rencana 29.076 unit huntap, sebanyak 820 unit masih dalam proses pembangunan dan 104 unit telah selesai. Di Sumut, dari 7.601 unit, sebanyak 407 unit dibangun dan 120 unit selesai. Sementara di Sumbar, dari 2.824 unit, sebanyak 434 unit sedang dibangun dan 24 unit telah rampung.
Tito menegaskan percepatan pembangunan huntap menjadi prioritas utama pemerintah setelah kebutuhan huntara terpenuhi.
"Sekarang kita genjot huntap. Semua data kebutuhan akan kita serahkan untuk dihitung anggaran dan diajukan ke Kementerian Keuangan," katanya.
Selain pembangunan hunian, pemerintah juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada penyintas bencana. Hingga 4 Mei 2026, sebanyak 19.228 penerima di tiga provinsi telah menerima bantuan tersebut dengan realisasi 100 persen.
DTH diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan atau total Rp 1,8 juta bagi warga yang masih menunggu hunian tetap.*
(d/dh)
JAKARTA, Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyoroti kasus dugaan suap pengurusa
HUKUM DAN KRIMINAL
TOBA, Dua mahasiswi, Ruth Aprina (18) dan Lia Franika Sitorus (26), tewas dalam kecelakaan yang melibatkan dua mobil di Desa Gasaribu, K
PERISTIWA
MEDAN Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Utara mulai membaik setelah sebelumnya sempat terdampak paparan kabut asap. Pada Sabtu (
KESEHATAN
PEMATANGSIANTAR Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar memperketat pengawasan terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
KESEHATAN
SIMALUNGUN Pemerintah Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, menertibkan sebuah spot foto di kawasan Ruang Terbuka Publik
PERISTIWA
MEDAN Raziaa gabungan skala besar digelar di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Medan, Jumat (18/9/2026) sore hingga malam. Dalam razia yang me
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menggandeng Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk me
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengajak anakanak sekolah dasar (SD) membangun kebiasaan membaca dan berani mengejar citacita. Pesan t
POLITIK
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali naik pada perdagangan Sabtu (19/9/2026). Harga emas Antam ukuran 1 gram kini
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,53 selama perdagangan sepekan pada 1418 September 2026. Berdasarkan catatan Bursa E
EKONOMI