Bertahan 3 Hari di Hutan, Pria Asahan yang Hilang Saat Cari Kayu Bakar Akhirnya Ditemukan
MEDAN Seorang pria bernama Adrian Nasution (27) yang sempat dilaporkan hilang saat mencari kayu bakar di kawasan Hutan Kolam, Desa Bagan
PERISTIWA
BEKASI – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Indonesia, baik sektor formal maupun informal.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan bahwa negara harus hadir dalam memberikan perlindungan nyata kepada pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko kerja.
Hal tersebut disampaikan Yassierli usai menyaksikan penyerahan santunan jaminan sosial kepada ahli waris korban kecelakaan kereta api di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/5/2026).Baca Juga:
"Hari ini kita melihat secara nyata bagaimana negara hadir. Ahli waris pekerja sektor informal menerima manfaat jaminan sosial lebih dari Rp435 juta. Ini bukti perlindungan sosial harus dirasakan semua pekerja tanpa terkecuali," ujar Yassierli.
Ahli waris yang menerima santunan adalah Baskoro Aji (31), suami dari almarhumah Tutik Anitasari (31), korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada 29 April 2026. Almarhumah meninggalkan seorang suami dan seorang anak balita.
Total santunan yang diterima mencapai Rp435.624.820, dengan rincian Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp235.238.400, santunan kematian Rp10.000.000, Jaminan Hari Tua (JHT) Rp11.886.420, serta beasiswa anak sebesar Rp166.500.000.
Yassierli menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja bukan penerima upah (BPU) yang selama ini rentan tidak memiliki perlindungan sosial.
Salah satu kebijakan yang ditempuh adalah pemberian diskon iuran sebesar 50 persen untuk program JKK dan JKM guna meringankan beban pekerja informal.
"Melalui keringanan iuran ini, kami ingin semakin banyak pekerja informal terlindungi. Iuran boleh ringan, tapi manfaat tetap penuh," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyebut manfaat jaminan sosial menjadi penopang penting bagi keluarga pekerja yang terdampak risiko kerja.
"Ini memastikan keluarga tetap memiliki jaminan ekonomi untuk melanjutkan kehidupan," ujarnya.
Pemerintah menegaskan akan terus memperkuat sistem jaminan sosial agar lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh pekerja di Indonesia.*
MEDAN Seorang pria bernama Adrian Nasution (27) yang sempat dilaporkan hilang saat mencari kayu bakar di kawasan Hutan Kolam, Desa Bagan
PERISTIWA
MEDAN Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu, Mudasir (50), ditangk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melanjutkan penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjera
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Warga menggerebek sebuah rumah kos di Jalan Pembangunan Blok A2, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Tangkap Buron (Tabur) Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara bersama jajaran Intelijen Kejaksaan Tinggi Daerah Khu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi memberikan penjelasan mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang
NASIONAL
OlehFirdaus ArifinTIDAK ada pemerintahan yang dapat bertumpu selamanya pada kemenangan elektoral. Dalam demokrasi konstitusional, pemilu ha
OPINI
JAKARTA Islam mengajarkan umatnya untuk menyayangi seluruh makhluk hidup, termasuk hewan. Rasulullah SAW menegaskan pentingnya memperlak
AGAMA
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sepanjang 2731 Juli 2026 dengan kenaikan tipis. Berdasarkan data Bu
EKONOMI
JAKARTA Tabel angsuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 untuk plafon pinjaman Rp100 juta dengan tenor 1 hingga 5 tahun menjadi salah s
EKONOMI