Camat Sei Kepayang Barat Pantau Pembangunan RTLH di Desa Sei Jawi-Jawi, Tujuh Rumah Dapat Bantuan
ASAHAN Camat Sei Kepayang Barat, Rahmat Hidayat Dalimunthe, melakukan monitoring pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di De
PEMERINTAHAN
BEKASI – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Indonesia, baik sektor formal maupun informal.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan bahwa negara harus hadir dalam memberikan perlindungan nyata kepada pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko kerja.
Hal tersebut disampaikan Yassierli usai menyaksikan penyerahan santunan jaminan sosial kepada ahli waris korban kecelakaan kereta api di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/5/2026).Baca Juga:
"Hari ini kita melihat secara nyata bagaimana negara hadir. Ahli waris pekerja sektor informal menerima manfaat jaminan sosial lebih dari Rp435 juta. Ini bukti perlindungan sosial harus dirasakan semua pekerja tanpa terkecuali," ujar Yassierli.
Ahli waris yang menerima santunan adalah Baskoro Aji (31), suami dari almarhumah Tutik Anitasari (31), korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada 29 April 2026. Almarhumah meninggalkan seorang suami dan seorang anak balita.
Total santunan yang diterima mencapai Rp435.624.820, dengan rincian Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp235.238.400, santunan kematian Rp10.000.000, Jaminan Hari Tua (JHT) Rp11.886.420, serta beasiswa anak sebesar Rp166.500.000.
Yassierli menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja bukan penerima upah (BPU) yang selama ini rentan tidak memiliki perlindungan sosial.
Salah satu kebijakan yang ditempuh adalah pemberian diskon iuran sebesar 50 persen untuk program JKK dan JKM guna meringankan beban pekerja informal.
"Melalui keringanan iuran ini, kami ingin semakin banyak pekerja informal terlindungi. Iuran boleh ringan, tapi manfaat tetap penuh," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyebut manfaat jaminan sosial menjadi penopang penting bagi keluarga pekerja yang terdampak risiko kerja.
"Ini memastikan keluarga tetap memiliki jaminan ekonomi untuk melanjutkan kehidupan," ujarnya.
Pemerintah menegaskan akan terus memperkuat sistem jaminan sosial agar lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh pekerja di Indonesia.*
(dh)
ASAHAN Camat Sei Kepayang Barat, Rahmat Hidayat Dalimunthe, melakukan monitoring pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di De
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang kembali turun langsung menemui masyarakat melalui program Jelaja
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Pask
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie mengungkapkan isi pembicaraan dalam pertemuan tertutup ant
EKONOMI
PEMALANG Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri aset yang diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada Sabtu, 1 Agustus
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar masyarakat kembali menggunakan atap rumah berbahan alami seperti ijuk dan rumbia seba
NASIONAL
KUPANG Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mendapat sambutan antusias dari masyarakat saat menghadiri kegiatan Car Fre
POLITIK
JAKARTA Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi membatalkan rencana penjualan saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise. K
OLAHRAGA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
NASIONAL