BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

Prabowo: Banyak Elite yang Teriak NKRI, Tapi Saat Berkuasa Tak Berpihak ke Rakyat

Dharma - Sabtu, 16 Mei 2026 17:03 WIB
Prabowo: Banyak Elite yang Teriak NKRI, Tapi Saat Berkuasa Tak Berpihak ke Rakyat
Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu, 16 Mei 2026. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NGANJUK — Presiden Prabowo Subianto menyoroti adanya elite yang kerap meneriakkan slogan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), namun dinilai tidak konsisten dalam keberpihakan terhadap rakyat ketika memegang kekuasaan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu, 16 Mei 2026.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif dan nonblok.

Baca Juga:

Dengan prinsip tersebut, ia menyebut Indonesia berupaya menjaga hubungan baik dengan semua negara.

"Indonesia ingin menjadi tetangga yang baik," kata Prabowo dalam sambutannya.

Ia kemudian memaparkan sejumlah upaya pemerintah dalam memperbaiki hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangga, termasuk Singapura, Vietnam, Tiongkok, Malaysia, Australia, Papua Nugini, hingga Thailand.

Menurut dia, beberapa kesepakatan yang sebelumnya tertunda bertahun-tahun kini mulai diselesaikan.

"Saya perbaiki hubungan sama Singapura. Perjanjian-perjanjian yang belasan tahun tidak diselesaikan, kita selesaikan. Dengan Vietnam kita selesaikan," ujarnya.

Prabowo juga menyinggung hubungan Indonesia dengan Tiongkok yang disebut semakin membaik, termasuk dalam pengelolaan kawasan Natuna yang selama ini menjadi perhatian dalam isu maritim regional.

"Dengan Tiongkok kita perbaiki, alhamdulillah sekarang di Natuna tidak sering terjadi rebut," katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa penguatan hubungan luar negeri merupakan bagian dari amanat para pendiri bangsa untuk menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian.

Ia juga menyinggung berbagai prediksi yang menyebut Indonesia akan menghadapi krisis ekonomi.

Menurut dia, kondisi Indonesia saat ini masih relatif stabil, terutama pada sektor pangan dan energi.

"Pangan aman, energi aman. Banyak negara panik, Indonesia masih oke," ujarnya.

Namun demikian, Prabowo mengingatkan pentingnya loyalitas elite terhadap kepentingan nasional.

Ia menyoroti adanya pihak yang menurutnya kerap mengatasnamakan NKRI, tetapi tidak berpihak pada rakyat ketika memiliki kekuasaan.

"Banyak unsur pimpinan teriak-teriak NKRI, tetapi enggak jelas. Begitu punya kekuasaan, tidak berpihak kepada bangsa sendiri, tidak berpihak kepada rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di tengah sorotan terhadap peran elite politik dalam menjaga konsistensi antara retorika nasionalisme dan kebijakan yang dijalankan di lapangan.*


(km/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Bobby Siap Dukung di Sumut
Bobby Nasution Sindir Wali Kota Medan Diduga ke Luar Negeri Tanpa Izin: Katanya ke Luar Kota, Ini Tidak Boleh
Prabowo: Dalam Negara, Ada Partai yang Baik dan Ada yang Tidak Baik
Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Siapa Sosok Perempuan Pejuang Hak Buruh Ini?
Prabowo: Kenapa Saya Dekat dengan Petani? Karena Saya Komandan Pasukan Tempur
Prabowo Puji Kinerja Kapolri: Kalau Tak Beres Ya Copot, Sederhana
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru