BREAKING NEWS
Selasa, 18 Agustus 2026

Prabowo Akui Sedih Tiap Hari Terima Laporan Pejabat Menyeleweng: Saya yang Angkat, Malah Nyuri Uang Rakyat

Johan - Sabtu, 16 Mei 2026 17:52 WIB
Prabowo Akui Sedih Tiap Hari Terima Laporan Pejabat Menyeleweng: Saya yang Angkat, Malah Nyuri Uang Rakyat
Presiden Prabowo Subianto. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NGANJUK — Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih dan prihatin atas masih ditemukannya dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh sejumlah pejabat di lingkungan pemerintahan.

Ia menyebut laporan terkait praktik penyalahgunaan wewenang hampir setiap hari sampai ke mejanya.

"Saya geleng-geleng kepala, sedih saya bahwa tiap hari saya dapat laporan pejabat-pejabat yang nyeleweng," kata Prabowo, Sabtu, 16 Mei 2026.

Baca Juga:

Prabowo menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap amanah jabatan, terutama karena para pejabat tersebut sebelumnya telah diberi kepercayaan dan kehormatan untuk mengelola tugas negara.

"Saya sedih orang yang saya angkat, orang yang saya bina, orang yang saya kasih kehormatan, begitu menjabat malah nyeleweng, nyuri uang rakyat," ujarnya.

Dalam keterangannya, Prabowo juga menyinggung laporan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait dugaan penyelewengan yang melibatkan pihak-pihak yang disebut memiliki kedekatan dengannya.

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh disebut sempat mendatangi Presiden untuk meminta arahan dalam menangani kasus tersebut.

"Dia datang ke saya agak gemetar, karena yang dia laporkan diketahui dekat sama saya," kata Prabowo.

Meski demikian, Prabowo menegaskan tidak akan memberikan perlakuan khusus terhadap siapa pun yang terlibat pelanggaran hukum, termasuk pihak yang memiliki kedekatan personal maupun politik.

"Tidak ada urusan mau orang Prabowo atau bukan. Kalau ada indikasi, terus periksa," ujarnya.

Ia menegaskan seluruh aparat pengawasan harus tetap melanjutkan proses pemeriksaan tanpa intervensi dari pihak mana pun.

Menurutnya, integritas dalam penegakan hukum menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Prabowo juga mengingatkan bahwa setiap pejabat negara wajib menjaga amanah dan tidak menyalahgunakan kewenangan yang diberikan.

Ia menekankan bahwa jabatan publik adalah tanggung jawab kepada negara dan rakyat.

Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyinggung bahwa sejumlah kader maupun pejabat yang memiliki afiliasi dengan Partai Gerindra juga telah diproses hukum apabila terbukti melakukan pelanggaran.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintah untuk melakukan pembenahan internal dan memperkuat pengawasan agar praktik korupsi tidak terus berulang.*


(mt/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo: MBG dan Koperasi Merah Putih Akan Dongkrak Ekonomi Desa, Ancam Copot Pejabat Nakal
PDIP Respons Pernyataan Prabowo soal Bung Karno: “Harus Diamalkan, Bukan Sekadar Diklaim”
Prabowo: Banyak Elite yang Teriak NKRI, Tapi Saat Berkuasa Tak Berpihak ke Rakyat
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Bobby Siap Dukung di Sumut
Bobby Nasution Sindir Wali Kota Medan Diduga ke Luar Negeri Tanpa Izin: Katanya ke Luar Kota, Ini Tidak Boleh
Prabowo: Dalam Negara, Ada Partai yang Baik dan Ada yang Tidak Baik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru