BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

PDIP Respons Pernyataan Prabowo soal Bung Karno: “Harus Diamalkan, Bukan Sekadar Diklaim”

Dharma - Sabtu, 16 Mei 2026 17:39 WIB
PDIP Respons Pernyataan Prabowo soal Bung Karno: “Harus Diamalkan, Bukan Sekadar Diklaim”
Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno. (foto: Popperfoto/Popperfoto via Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno adalah milik seluruh bangsa Indonesia, bukan milik satu partai politik.

Guntur menilai pernyataan Prabowo tersebut benar.

Namun ia menekankan bahwa pengakuan terhadap Bung Karno harus disertai dengan pengamalan terhadap ajaran-ajarannya, terutama dalam hal anti-penjajahan dan kemandirian bangsa.

Baca Juga:

"Betul sekali pernyataan Presiden Prabowo, Bung Karno itu milik seluruh bangsa Indonesia, karena itu kita harus mengamalkan ajaran Bung Karno," kata Guntur Romli, Sabtu, 16 Mei 2026.

Pernyataan itu merespons pidato Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa Soekarno merupakan tokoh bangsa yang menjadi milik seluruh rakyat Indonesia, bukan milik partai tertentu.

Menurut Guntur, klaim kepemilikan simbolik terhadap Bung Karno tidak boleh berhenti pada tataran narasi politik semata.

Ia menyinggung bahwa menjadi "murid Bung Karno" seharusnya diwujudkan melalui konsistensi terhadap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan.

"Kalau hanya mengaku murid Bung Karno tapi tidak mengamalkan ajarannya, atau hanya mempolitisasi nama besar beliau, itu hanya simbolik," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa salah satu inti ajaran Bung Karno adalah sikap anti-penjajahan, anti-neokolonialisme, serta menolak ketergantungan terhadap kekuatan asing.

Dalam pandangannya, prinsip tersebut harus menjadi dasar dalam kebijakan luar negeri Indonesia, termasuk dalam menentukan kerja sama internasional.

Sementara itu, Prabowo dalam pidatonya menekankan pentingnya persatuan nasional dan penghargaan terhadap seluruh tokoh bangsa.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo: Banyak Elite yang Teriak NKRI, Tapi Saat Berkuasa Tak Berpihak ke Rakyat
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Bobby Siap Dukung di Sumut
Prabowo: Dalam Negara, Ada Partai yang Baik dan Ada yang Tidak Baik
Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Siapa Sosok Perempuan Pejuang Hak Buruh Ini?
Prabowo: Kenapa Saya Dekat dengan Petani? Karena Saya Komandan Pasukan Tempur
Prabowo Puji Kinerja Kapolri: Kalau Tak Beres Ya Copot, Sederhana
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru