Eks TNI Jadi Bandar S* di Medan, Ditangkap Polisi di Kontrakan
MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial HB (59), seorang eks anggota TNI yang diduga kembali terlibat da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap pengelolaan barang bukti di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) bisa menjadi contoh bagi seluruh lembaga penegak hukum di Indonesia. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menegaskan, pengelolaan barang sitaan harus dilakukan secara profesional agar nilai ekonominya tetap terjaga.
Hal itu disampaikan Fitroh saat menerima kunjungan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily bersama peserta Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) di Rupbasan KPK, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (19/5/2026).
Menurut Fitroh, barang bukti yang disita negara tidak boleh mengalami kerusakan maupun penurunan nilai selama proses hukum berlangsung. Sebab, kondisi barang sitaan akan berdampak terhadap negara maupun pemilik barang ketika perkara telah berkekuatan hukum tetap.Baca Juga:
"Barang-barang yang disita itu jangan sampai rusak, jangan sampai nilai ekonominya turun supaya ketika perkaranya sudah diputus, baik negara maupun pemilik barang tidak dirugikan," ujar Fitroh.
Dia menilai, sistem pengelolaan barang bukti di Rupbasan KPK dapat menjadi role model bagi institusi penegak hukum lainnya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas.
Fitroh juga menyoroti pentingnya integritas petugas yang mengelola barang bukti. Menurutnya, sistem keamanan yang canggih sekalipun tidak akan efektif jika petugas tidak memiliki kejujuran dan tanggung jawab.
"Kalau tidak dikelola oleh petugas yang punya integritas, tentu dengan mudah bisa dicuri atau digelapkan meskipun sistem pengamanannya sudah berlapis," katanya.
Ia mencontohkan barang bukti bernilai tinggi seperti emas sangat rentan disalahgunakan apabila tidak diawasi dengan baik. Karena itu, KPK menekankan penguatan integritas sumber daya manusia sebagai faktor utama dalam pengelolaan barang sitaan negara.
Dalam kesempatan tersebut, Fitroh turut berharap kerja sama pendidikan integritas antara KPK dan Lemhannas terus diperkuat. Dia menilai seluruh elemen bangsa harus memiliki pandangan yang sama dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
"Semua stakeholder dan elemen bangsa harus berpikir sama bahwa korupsi harus terus diperangi," tutupnya.*
(oz/dh)
MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial HB (59), seorang eks anggota TNI yang diduga kembali terlibat da
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menyambut Hari Jadi Kota Medan yang jatuh pada 1 Juli 2026, komunitas olahraga Beyond Sport Profesional akan menggelar kompetisi p
OLAHRAGA
MEDAN Polrestabes Medan mengungkap kasus dugaan industri rumahan (home industry) vape liquid yang mengandung narkotika dan turut menyere
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penangkapan lima warga negara Indonesia (WNI) oleh Israel dalam misi Global Sumud Flotilla memicu sorotan terhadap efektivitas B
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir April
EKONOMI
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengklaim harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP
EKONOMI
JAKARTA Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani merespons isu pembentukan badan khusus ekspor yang tenga
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah tengah menyiapkan reformasi besar dalam sistem kuota haji nasional menyusul tingginya jumlah calon jemaah dan panjang
NASIONAL
TANJUNG JABUNG TIMUR Kondisi Jalan Lintas Muara SabakJambi di wilayah Kelurahan Parit Culum II, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupate
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan segera turun ke lapangan untuk menjaga stabilitas har
EKONOMI