Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menginisiasi kolaborasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Medan Raya sebagai solusi pengolahan sampah menjadi energi listrik. Proyek strategis tersebut disebut segera memasuki tahap groundbreaking setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Danantara beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumut, Heri Wahyudi Marpaung mengatakan proses lelang proyek akan dimulai pada Mei 2026 dan groundbreaking ditargetkan berlangsung tahun ini.
"Dilelangkan Mei 2026, groundbreaking tahun 2026," ujar Heri saat temu pers di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (22/5/2026).Baca Juga:
PSEL yang akan dibangun di Kelurahan Terjun, Kota Medan itu dirancang mampu mengolah sampah sekitar 1.200 hingga 1.700 ton per hari. Sebanyak 1.200 ton berasal dari Kota Medan, sedangkan sekitar 500 ton berasal dari Kabupaten Deliserdang.
Menurut Heri, seluruh jenis sampah baik organik maupun anorganik akan diolah di fasilitas tersebut menjadi energi listrik.
"Beliau (Gubernur Sumut Bobby Nasution) menginisiasi ini, dan Deliserdang serta Kota Medan menyanggupi persyaratan untuk menyiapkan kuota sampah yang dibutuhkan," katanya.
Saat ini, kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun memanfaatkan lahan seluas lima hektare. Namun untuk mendukung pembangunan PSEL, luas lahan akan ditambah menjadi sembilan hektare.
Selain menjadi solusi penanganan sampah, proyek ini juga diproyeksikan mampu menghasilkan listrik sebesar 15 megawatt yang nantinya akan dikelola oleh PLN.
Heri menjelaskan, penanganan sampah dari hulu hingga hilir sudah diperhitungkan secara menyeluruh, termasuk dukungan armada pengangkut sampah yang telah diakomodasi pihak Danantara.
Pemprov Sumut juga disebut telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung operasional PSEL, termasuk pasokan air bersih untuk kebutuhan fasilitas pengolahan sampah tersebut.
"Dibutuhkan 1.000 meter kubik air per hari, PDAM Tirtanadi sudah menyiapkan sarprasnya untuk menyuplai kebutuhan air pengelolaan PSEL," jelas Heri.
Ia menegaskan, pemerintah daerah siap mendukung penuh proyek strategis tersebut sebagai langkah modernisasi pengelolaan sampah di kawasan Medan Raya.*
(dh)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL