Prof Agussabti: Hadirkan Allah dalam Setiap Langkah, Kunci Meraih Keberuntungan Dunia dan Akhirat
ACEH BESAR Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengajak umat
AGAMA
JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjelaskan penyebab sejumlah jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) SUB-72 sempat tidak menerima makanan saat berada di Mina pada fase puncak ibadah haji.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan hasil penelusuran di lapangan menunjukkan adanya ketidaksesuaian prosedur distribusi konsumsi antara pihak syarikah dan petugas pengawas konsumsi di Markaz 71.
Menurut Ichsan, makanan yang seharusnya diserahkan kepada petugas pengawas konsumsi untuk didistribusikan kepada jemaah justru diletakkan langsung oleh pihak syarikah di area tengah gang tanpa pemberitahuan kepada petugas yang bertanggung jawab.Baca Juga:
"Kondisi ini ditandai dengan tidak adanya dokumen tanda terima distribusi yang lazim digunakan sebagai bukti penyerahan makanan kepada pengawas konsumsi," kata Ichsan dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).
Akibat ketidaksesuaian prosedur tersebut, petugas mengalami kesulitan memastikan kelompok jemaah yang telah menerima makanan dan yang belum mendapatkan layanan konsumsi.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, petugas pengawas konsumsi melakukan pengecekan langsung ke setiap tenda dan mendistribusikan makanan kepada rombongan yang belum menerima jatah konsumsi.
Menurut Ichsan, proses verifikasi dan distribusi ulang membutuhkan waktu cukup lama karena dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh jemaah memperoleh haknya.
"Seluruh proses baru dapat diselesaikan pada sore hari setelah petugas memastikan seluruh jemaah di lokasi mendapatkan makanan," ujarnya.
Kemenhaj menegaskan bahwa permasalahan yang terjadi bukan disebabkan oleh kekurangan atau tidak tersedianya makanan bagi jemaah haji Indonesia.
Persediaan konsumsi disebut telah tersedia sesuai kebutuhan, namun terjadi kendala dalam mekanisme distribusi di lapangan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan kami, makanan untuk jemaah sebenarnya telah tersedia. Kendala yang terjadi adalah adanya ketidaksesuaian prosedur distribusi sehingga sebagian makanan tidak tercatat dalam mekanisme serah terima yang berlaku," kata Ichsan.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan syarikah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi konsumsi selama pelaksanaan ibadah haji.
ACEH BESAR Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengajak umat
AGAMA
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan siap mendukung penuh Kapolres Binja
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pengembangan bahan bakar minyak (BBM) berbasis campur
NASIONAL
MALANG Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sejumlah pejabat tinggi negara, mulai dari menteri hingga kepala badan, harus menjalani p
NASIONAL
DELI SERDANG Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan mengungkap kondisi terbaru para korban kecelakaan beruntun di Jalan Jamin
PERISTIWA
MALANG Presiden Prabowo Subianto menyapa dan berjabat tangan dengan para petani saat menghadiri panen raya serentak bersama TNI di Lanud
NASIONAL
DELI SERDANG Kepolisian mengantongi rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam detikdetik kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting K
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (17/7/2026). Mata uang Ga
EKONOMI
JAKARTA Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi unjuk rasa di kawasan dekat Monumen Patung Kuda, Menteng, Jakart
PERISTIWA
JAKARTA Polri menegaskan penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, dan piha
HUKUM DAN KRIMINAL