Bantuan Bedah Rumah 2026 Pakai Data BPS, Ini Syarat dan Kriteria Penerimanya
JAKARTA Program Bedah Rumah menjadi salah satu program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk membantu masyarakat memi
NASIONAL
PIDIE JAYA – Pemerintah terus mempercepat proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Setelah kebutuhan tempat tinggal sementara bagi warga terdampak mulai terpenuhi, fokus kini beralih pada pembangunan hunian tetap (huntap) sebagai solusi jangka panjang bagi para penyintas.
Melalui koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, pembangunan huntap terus digenjot di berbagai daerah yang terdampak bencana.Baca Juga:
Berdasarkan data Satgas PRR hingga pertengahan Juni 2026, total kebutuhan huntap di tiga provinsi tersebut mencapai 39.217 unit.
Dari jumlah itu, sebanyak 1.091 unit sedang dalam tahap pembangunan, sementara 406 unit lainnya telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan.
Aceh menjadi daerah dengan kebutuhan huntap terbesar, yakni mencapai 28.910 unit. Saat ini, 722 unit sedang dibangun dan 157 unit telah selesai dikerjakan.
Di Sumatera Utara, dari total kebutuhan 7.483 unit, sebanyak 312 unit masih dalam proses pembangunan dan 227 unit telah rampung.
Sedangkan di Sumatera Barat, pembangunan 57 unit huntap telah berjalan dari total kebutuhan 2.824 unit.
Perkembangan pembangunan mulai terlihat di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Setelah seluruh hunian sementara atau huntara selesai dibangun dan ditempati warga terdampak banjir, pemerintah daerah kini memusatkan perhatian pada percepatan pembangunan huntap.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Okta Handipa, mengatakan proses verifikasi dan pemutakhiran data calon penerima huntap masih dilakukan untuk memastikan bantuan diberikan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurut Okta, sebagian warga masih mempertimbangkan pilihan antara menempati huntap yang dibangun di lokasi lama (in-situ) atau pindah ke kawasan hunian terpusat (komunal).
Karena itu, pemerintah perlu memastikan data penerima benar-benar akurat sebelum pembangunan dimulai.
"Huntap sedang verifikasi kembali data. Data masyarakat sebenarnya sudah ada, tetapi masih ada warga yang ingin berpindah dari skema in-situ ke terpusat (komunal) maupun sebaliknya," kata Okta.
Ia menjelaskan proses finalisasi data telah selesai dilakukan.
Saat ini pemerintah daerah sedang menyiapkan surat keputusan (SK) terbaru sebagai dasar pengajuan pembangunan huntap kepada Satgas PRR.
Sebagai langkah awal, pembangunan huntap percontohan telah dilakukan di Kecamatan Meurah Dua, Meureudu, dan Pantee Raja.
Model tersebut akan menjadi acuan sebelum pembangunan dalam jumlah yang lebih besar direalisasikan.
Satgas PRR bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait terus mengawal percepatan pembangunan huntap agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan sesuai rencana.
Pemerintah berharap pembangunan hunian permanen ini dapat memberikan kepastian tempat tinggal sekaligus membantu masyarakat terdampak kembali menjalani kehidupan secara normal.*
(ad)
JAKARTA Program Bedah Rumah menjadi salah satu program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk membantu masyarakat memi
NASIONAL
JAKARTA Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi warga terdampak gempa di Desa Rokilore, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, N
NASIONAL
JAKARTA Tim kuasa hukum Roy Suryo menyiapkan sekitar 14 hingga 15 poin perlawanan atau eksepsi menjelang sidang perkara dugaan pencemara
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengaku tidak puas dengan draf Rancangan Undan
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah memperkuat sanksi hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan atau karhutla. P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Ahmad Labib meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara segera memastikan penyele
EKONOMI
DELI SERDANG Sapu lidi asal Sumatera Utara semakin diminati pasar Asia. Nilai ekspor komoditas tersebut sepanjang 2026 hingga awal Septe
PERTANIAN AGRIBISNIS
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian bersama Wakil Bupati Syafrizal menerima audiensi dan silaturahmi Himpunan Mahasiswa Islam
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menerima audiensi perwakilan PT Hijau Surya Biotechindo untuk membahas peluang kerja sama
PEMERINTAHAN
BATU BARA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggar
PEMERINTAHAN