BREAKING NEWS
Minggu, 21 Juni 2026

Prabowo Cek Ketahanan Pangan, Mentan Klaim Stok Aman hingga 10 Bulan dan Siap Hadapi El Nino

Nurul - Kamis, 18 Juni 2026 18:33 WIB
Prabowo Cek Ketahanan Pangan, Mentan Klaim Stok Aman hingga 10 Bulan dan Siap Hadapi El Nino
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kondisi ketahanan pangan nasional saat ini berada dalam posisi aman. (Foto: Dok. Kementan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kondisi ketahanan pangan nasional saat ini berada dalam posisi aman. Bahkan, stok pangan yang tersedia diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 10 bulan ke depan.

Hal tersebut disampaikan Amran usai memenuhi panggilan Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta laporan perkembangan sektor pertanian secara menyeluruh, mulai dari pangan, hortikultura, peternakan hingga perkebunan.

"Baru saja kami dipanggil Bapak Presiden Republik Indonesia. Beliau menanyakan progres pertanian secara umum, mulai dari pangan, hortikultura, peternakan, hingga perkebunan," ujar Amran.

Baca Juga:

Menurutnya, cadangan beras nasional saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton. Selain itu, terdapat potensi produksi dari tanaman yang masih berada di lahan atau standing crop sebesar 10 hingga 11 juta ton. Di sisi lain, cadangan beras yang tersimpan di rumah tangga, hotel, dan restoran diperkirakan mencapai 12,5 juta ton.

Dengan total cadangan tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan pangan nasional masih dapat terpenuhi dalam jangka waktu yang cukup panjang.

"Artinya dengan cadangan yang ada saat ini, ketahanan pangan kita bisa bertahan hingga 10 sampai 11 bulan ke depan," kata Amran.

Ia menjelaskan, dengan asumsi konservatif sekalipun, stok pangan nasional masih aman hingga April 2027. Sementara pada Maret 2027 Indonesia diperkirakan sudah kembali memasuki musim panen raya.

Karena itu, pemerintah optimistis ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi dalam beberapa waktu ke depan dapat diantisipasi dengan baik.

"Insya Allah dampak El Nino yang diperkirakan terjadi bisa kita mitigasi risikonya," ujarnya.

Selain membahas ketahanan pangan, Amran juga melaporkan perkembangan sektor peternakan kepada Presiden. Pemerintah saat ini tengah berupaya membantu peternak ayam dan telur yang terdampak penurunan harga di pasaran.

Salah satu langkah yang ditempuh yakni berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar konsumsi telur dan ayam dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat ditingkatkan.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Kepala BGN agar konsumsi telur dan ayam dalam program MBG bisa ditambah. Harapannya harga di tingkat peternak kembali membaik," jelasnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
GAPEMBI Tolak Penghentian MBG, Sebut Kebijakan BGN Berpotensi Digugat ke PTUN
MBG Masih Gunakan Anggaran Pendidikan, DPR: Kesejahteraan Guru dan Beasiswa Tak Boleh Terganggu
Ketua DPP NasDem Usul Motor Listrik Program MBG Dijual
Laporan Dugaan Masalah Dapur MBG Bermunculan di Sumut, Ini Respons Kejati
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik BGN di Bogor, Penyelidikan Korupsi MBG Meluas
Gedung DPR hingga Kantor BGN Jadi Lokasi Aksi Unjuk Rasa Hari Ini, 4.576 Personel Gabungan Disiagakan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru