BREAKING NEWS
Sabtu, 20 Juni 2026

Gibran Hadiri PENAS Petani Nelayan 2026 di Gorontalo, Soroti Digitalisasi dan Penguatan Rantai Pasok

Adelia Syafitri - Sabtu, 20 Juni 2026 08:49 WIB
Gibran Hadiri PENAS Petani Nelayan 2026 di Gorontalo, Soroti Digitalisasi dan Penguatan Rantai Pasok
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, saat mengajak anak-anak panti asuhan berbelanja kebutuhan sekolah di Toko Buku Ramedia, Gorontalo, Jumat (19/06/2026). (foto: Setwapres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

GORONTALO – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menghadiri pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Provinsi Gorontalo, Sabtu (20/6/2026).

Pantauan di lokasi, Gibran tiba sekitar pukul 08.50 WITA dengan mengenakan kemeja berwarna biru muda.

Setibanya di arena kegiatan, Wapres langsung menyapa para petani dan nelayan yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti agenda nasional tersebut.

Baca Juga:

Kehadiran Gibran menjadi perhatian peserta yang memadati lokasi acara. Sejumlah petani dan nelayan terlihat antusias menyambut kedatangan orang nomor dua di Indonesia tersebut.

Selain Wapres Gibran, sejumlah pejabat pusat dan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah.

Pekan Nasional Petani Nelayan XVII Tahun 2026 menjadi ajang pertemuan petani dan nelayan terbesar di Indonesia.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah berbagi pengalaman, inovasi, serta strategi pengembangan sektor pertanian dan perikanan nasional.

Berdasarkan informasi dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, PENAS tahun ini mengusung fokus pada penguatan rantai pasok antar daerah melalui sistem digitalisasi.

Melalui sistem tersebut, pemerintah berharap distribusi komoditas pertanian dan perikanan dapat berjalan lebih efektif.

Digitalisasi juga diharapkan mampu memetakan ketersediaan berbagai komoditas di setiap daerah sehingga wilayah yang mengalami kekurangan pasokan dapat segera terhubung dengan daerah yang memiliki surplus produksi.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
TNI AD Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Kompi Produksi, Personel Dibekali Ilmu Bertani hingga Beternak
Bobby Nasution Bela Bupati Deli Serdang soal Pernyataan Pajak dan Jalan Rusak: Ajakan Taat Pajak
Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera, Infrastruktur Permanen Jadi Prioritas
Tak Hanya Sorak Gol, Nobar Piala Dunia Diyakini Putar Uang Triliunan Rupiah
MBG Tetap Jalan, Istana Tegaskan Program Prabowo Tak Berhenti Meski BGN Dibenahi
Viral Pernyataan Bupati Deli Serdang soal Jalan Rusak dan Pajak, Kadis Kominfostan Pasang Badan: Yang Salah Apa?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru