BREAKING NEWS
Jumat, 26 Juni 2026

Tito Karnavian Apresiasi Bantuan Sumut dan Sumbar untuk Aceh: Bisa Jadi Model Solidaritas Nasional

Raman Krisna - Kamis, 25 Juni 2026 21:23 WIB
Tito Karnavian Apresiasi Bantuan Sumut dan Sumbar untuk Aceh: Bisa Jadi Model Solidaritas Nasional
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian. (foto: Satgas PRR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mengapresiasi bantuan keuangan antardaerah yang diberikan sejumlah pemerintah daerah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat kepada wilayah terdampak bencana di Aceh.

Satgas menilai skema bantuan tersebut menjadi bentuk nyata solidaritas antardaerah yang layak diperkuat dan dapat menjadi contoh dalam penanganan bencana di masa mendatang.

Hingga 22 Juni 2026, Satgas PRR mencatat sebagian besar bantuan keuangan antardaerah telah terealisasi.

Baca Juga:

Bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan sejumlah kabupaten/kota telah disalurkan kepada daerah-daerah terdampak bencana di Aceh, seperti Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Utara, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, dan Gayo Lues.

Selain dari Sumatera Utara, dukungan juga datang dari 15 pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Sebagian besar bantuan tersebut telah ditetapkan dan masuk ke rekening kas daerah penerima.

Beberapa daerah lainnya masih menyelesaikan proses administrasi pencairan.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan apresiasinya atas progres penyaluran bantuan tersebut.

Menurutnya, bantuan antardaerah tidak hanya membantu kebutuhan fiskal daerah terdampak, tetapi juga menunjukkan semangat gotong royong yang kuat antarwilayah.

"Terima kasih. Bagus progresnya. Sebaiknya kepala daerah penerima hibah mengunjungi kepala daerah pemberi hibah, mengucapkan terima kasih dan dinaikkan ke media untuk menunjukkan solidaritas antardaerah dalam membantu daerah bencana. Bisa jadi model ke depan. Bencana bisa terjadi di daerah mana pun," kata Tito dalam keterangannya.

Pemerintah sebelumnya telah mengalokasikan tambahan Transfer ke Daerah sebesar Rp10,6 triliun kepada pemerintah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dana tersebut ditujukan untuk mendukung program rehabilitasi, rekonstruksi, serta pengurangan risiko bencana.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penerapan skema hibah antardaerah guna membantu wilayah yang masih membutuhkan dukungan pemulihan, khususnya daerah terdampak bencana di Aceh.

Dari Sumatera Utara, total komitmen bantuan yang diberikan mencapai sekitar Rp260 miliar.

Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Pematangsiantar, dan Kabupaten Labuhanbatu.

Sebagian besar dana bantuan tersebut telah masuk ke rekening pemerintah daerah penerima dan siap digunakan untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana.

Sementara itu, pemerintah daerah di Sumatera Barat juga terus mempercepat penyelesaian tahapan administrasi agar bantuan dapat segera tersalurkan seluruhnya.

Pemerintah pusat sendiri telah memberikan kemudahan melalui kebijakan yang memungkinkan bantuan keuangan antardaerah disalurkan tanpa harus menunggu persetujuan DPRD.

Semangat solidaritas tersebut mulai terlihat melalui berbagai langkah konkret yang dilakukan pemerintah daerah.

Salah satunya ditunjukkan oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis, yang bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Asahan untuk menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada daerahnya.

Satgas PRR menilai langkah tersebut menjadi contoh positif dalam mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkuat semangat gotong royong nasional dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak diharapkan dapat berjalan lebih cepat serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana.* (ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jalan Rusak Parah di Galang, Bobby Ultimatum Empat Perusahaan Galian C: Urus Izin atau Tutup Operasi!
Front Demokrasi Rakyat Desak Usut Dugaan Aliran Dana ke BEM UBK, Jangan Biarkan Demokrasi Dicederai
Mualem Surati Presiden Prabowo, Dorong Gas Andaman Jadi Penggerak Hilirisasi KEK Arun Lhokseumawe
Herry Dahana: Dukungan Kritis dan Pengawasan Publik Jadi Kunci Menuju Indonesia Emas 2045
Rico Waas Dorong Produk Lokal Medan Go Nasional Lewat Galeri Dekranasda
Program Prioritas Prabowo Terancam? Kementerian PKP Butuh Rp24,87 Triliun tetapi Hanya Dapat Rp1,5 Triliun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru