BREAKING NEWS
Sabtu, 27 Juni 2026

Satgas PRR Minta Sinkronisasi Pemulihan Pascabencana, Tito Karnavian: Jangan Ada yang Ditinggalkan

Raman Krisna - Jumat, 26 Juni 2026 22:30 WIB
Satgas PRR Minta Sinkronisasi Pemulihan Pascabencana, Tito Karnavian: Jangan Ada yang Ditinggalkan
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian. (foto: Dok. Satgas PRR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH – Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan pentingnya sinkronisasi seluruh program pemulihan pascabencana yang dijalankan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Langkah tersebut dinilai penting agar tidak ada wilayah maupun kebutuhan masyarakat terdampak yang terabaikan.

Penegasan itu disampaikan setelah Satgas PRR melakukan kegiatan monitoring, koordinasi, dan konsolidasi di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Utara, Senin (22/6).

Baca Juga:

Dalam kegiatan tersebut dibahas perkembangan pemanfaatan Transfer ke Daerah (TKD), Bantuan Keuangan Khusus (BKK), pemulihan lahan pertanian, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan Posko Satgas PRR di daerah.

Menurut Tito, seluruh data program yang dijalankan kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah harus dikumpulkan dan dipetakan secara menyeluruh agar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan lebih efektif.

"Posko agar minta detail rencana kegiatan K/L yang tergabung dalam Satgas baik yang sudah turun anggaran dari Kemenkeu maupun yang belum. Juga kegiatan pemda-pemda untuk pemulihan bencana. Agar bisa kita cek dan sinkronkan. Jangan ada yang overlapping atau yang ditinggalkan," kata Tito.

Selain sinkronisasi program, Tito juga meminta agar pemerintah memprioritaskan sejumlah kebutuhan yang dinilai mendesak, terutama pembangunan jalan, jembatan, serta percepatan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana.

"Harusnya dibahas juga hal-hal yang urgent yaitu jalan jembatan, Menteri PU (Pekerjaan Umum-Dody Hanggodo) sudah turun anggarannya Rp22 triliun dari Kemenkeu (Kementerian Keuangan), dan huntap," ujarnya.

Di Kabupaten Aceh Timur, pemerintah daerah saat ini tengah menyelesaikan perencanaan pemanfaatan dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1,356 triliun.

Selain itu, daerah tersebut juga menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp52 miliar yang berasal dari hibah Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Kota Padang, dan Kota Pariaman.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menargetkan proses administrasi selesai pada Juli sehingga pelaksanaan program dapat dipercepat mulai Agustus.

Sementara itu, Kabupaten Aceh Utara memiliki alokasi TKD sebesar Rp1,6 triliun dan menerima hibah antardaerah senilai Rp32 miliar dari Kabupaten Simalungun, Kota Padang, dan Kota Pariaman.

Satgas PRR mendorong percepatan harmonisasi regulasi agar seluruh program pemulihan segera direalisasikan.

Pada sektor pertanian, proses pemulihan lahan sawah juga terus mengalami perkembangan.

Di Aceh Timur, perbaikan sawah dengan kategori rusak ringan telah mencapai 4.200 hektare atau sekitar 66,6 persen.

Adapun sawah dengan kategori rusak sedang seluas 1.770 hektare telah selesai diperbaiki seluruhnya.

Sementara di Kabupaten Aceh Utara, progres perbaikan sawah rusak sedang telah mencapai 99,5 persen.

Satgas PRR juga memberikan perhatian khusus terhadap percepatan rehabilitasi jaringan irigasi menjelang musim tanam pada Juli mendatang.

Pemerintah daerah diminta memperkuat koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai dan instansi terkait agar lahan pertanian yang telah diperbaiki dapat segera dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Menurut Satgas PRR, koordinasi yang baik antarinstansi menjadi kunci agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak.* (ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
RE Nainggolan Apresiasi Respons Cepat Bobby Nasution Bantu Kepulangan Kontingen Pesparawi Sumut: Bentuk Kepedulian yang Luar Biasa
Prabowo: Gaduh, Bakar-bakar, dan Anarki Tak Akan Membawa Bangsa Menuju Kesejahteraan
Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode Mencuat, Ini Respons Istana
Aksi #IndonesiaSekarat di Surabaya Berujung Ricuh, Ini 11 Tuntutan yang Disuarakan Massa
Pengadaan Smartboard Langkat Disebut Berawal dari Arahan Pj Bupati untuk Serap Anggaran SILPA
Tebar Kebahagiaan, Rico Waas Ajak 428 Anak Yatim dan Dhuafa Belanja Baju Baru Sambut 10 Muharram
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru