BREAKING NEWS
Jumat, 03 Juli 2026

Momen Prabowo Lepas Presiden Belarus di Halim Curi Perhatian, Acungan Jempol Jadi Simbol Keakraban

Adelia Syafitri - Kamis, 02 Juli 2026 22:18 WIB
Momen Prabowo Lepas Presiden Belarus di Halim Curi Perhatian, Acungan Jempol Jadi Simbol Keakraban
Presiden Prabowo Subianto melepas kepulangan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Base Ops Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis (2/7/2026). (Foto: @sekretariat.kabinet/Instagram)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto melepas langsung kepulangan Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, usai kunjungan kenegaraan di Indonesia. Momen perpisahan yang berlangsung di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (2/7/2026), menjadi perhatian setelah Prabowo mengacungkan jempol ke arah Lukashenko sesaat sebelum pesawat lepas landas.

Momen tersebut diabadikan dalam dokumentasi resmi yang diunggah Sekretariat Kabinet melalui akun media sosialnya. Dalam foto itu, Prabowo tampak berdiri di bawah tangga pesawat sambil memberikan gestur jempol kepada Lukashenko yang telah berada di pintu pesawat.

Kunjungan Presiden Belarus ke Indonesia merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Sebelumnya, Prabowo dan Lukashenko menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca Juga:

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara resmi meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 sebagai pedoman pengembangan hubungan strategis selama lima tahun ke depan.

Presiden Prabowo mengatakan, peta jalan tersebut mencerminkan komitmen kedua negara untuk memperluas kerja sama yang lebih konkret di berbagai sektor.

"Hari ini kedua negara telah meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 yang akan menjadi kerangka bagi pengembangan hubungan bilateral selama lima tahun ke depan. Peta jalan ini mencerminkan komitmen bersama untuk kerja sama yang lebih terarah dan konkret," ujar Prabowo.

Selain memperkuat hubungan politik dan diplomasi, Indonesia dan Belarus juga sepakat meningkatkan kolaborasi di bidang ekonomi, perdagangan, industri, ketahanan pangan, pembangunan sumber daya manusia, hingga pertahanan.

Dalam kesempatan tersebut, delegasi kedua negara turut menandatangani sejumlah dokumen kerja sama yang mencakup sektor kesehatan, budaya, akreditasi nasional, pelaporan transaksi keuangan, industri, sains dan teknologi, jasa keuangan, serta pertahanan.

Prabowo berharap seluruh kesepakatan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

"Saya berharap kerja sama tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi manfaat nyata dalam waktu dekat bagi kedua negara," katanya.

Sementara itu, Presiden Aleksandr Lukashenko menegaskan Belarus memandang Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tenggara. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi peta jalan kerja sama yang telah disepakati.

Menurut Lukashenko, sektor ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama kerja sama kedua negara. Belarus, kata dia, siap meningkatkan pasokan pupuk, alat pertanian, serta teknologi pertanian guna mendukung program swasembada pangan Indonesia.

"Belarus siap memberikan kontribusi dalam persoalan ketahanan pangan, termasuk meningkatkan pasokan pupuk, alat-alat pertanian, dan teknologi pertanian," ujar Lukashenko.

Kunjungan kenegaraan ini menjadi kunjungan kedua Presiden Lukashenko ke Indonesia setelah lawatannya pada 2013. Sebelumnya, Prabowo juga telah bertemu dengan Lukashenko di kediaman pribadinya pada 2025 sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kedua negara.* (in/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Program “Berobat Pakai Jempol” Terkini, Bupati Asri Ludin Pastikan Pelayanan Kesehatan Optimal
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru