Timnas U-17 Indonesia Vs Malaysia Jadi Awal Misi Besar David Nascimento Bangun Generasi Baru Garuda
SOLO Timnas U17 Indonesia akan menjalani laga uji coba internasional melawan Malaysia dalam ajang Garuda Championship Series 2026 di St
OLAHRAGA
JAKARTA – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan video viral yang menampilkan letusan Gunung Anak Krakatau disertai semburan api merah besar pada malam hari merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks. Video tersebut diduga merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Video berdurasi sekitar 10 detik itu ramai beredar di media sosial dan memperlihatkan pemandangan yang diklaim sebagai letusan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Dalam narasi yang menyertainya, video disebut direkam dari atas kapal pada pukul 20.49 WIB.
Namun, PVMBG menegaskan hasil penelusuran menunjukkan visual dalam video tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.Baca Juga:
"Jika diperhatikan, bentuk gunung bukanlah bentuk Gunung Anak Krakatau. Dalam layar ponsel yang terlihat di atas kapal pun tidak tampak adanya rekaman letusan, sehingga besar kemungkinan video ini merupakan penyalahgunaan teknologi AI," demikian keterangan PVMBG, Sabtu (4/7/2026).
PVMBG mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menerima informasi yang beredar di media sosial, terutama yang berkaitan dengan aktivitas gunung api maupun potensi bencana.
Lembaga tersebut juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan yang positif, bukan digunakan untuk membuat maupun menyebarkan informasi palsu yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Di sisi lain, Badan Geologi memang telah menaikkan status aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Kamis (2/7/2026). Peningkatan status dilakukan setelah terjadi erupsi dengan kolom abu vulkanik mencapai sekitar 200 meter di atas puncak.
Seiring peningkatan status tersebut, masyarakat, wisatawan, maupun pendaki diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya berupa awan panas, aliran lava, lontaran batu pijar, hingga hujan abu apabila aktivitas vulkanik kembali meningkat.
PVMBG mengimbau masyarakat untuk selalu mengacu pada informasi resmi dari Badan Geologi dan PVMBG serta tidak mudah mempercayai konten yang belum terverifikasi kebenarannya.* (in/dh)
SOLO Timnas U17 Indonesia akan menjalani laga uji coba internasional melawan Malaysia dalam ajang Garuda Championship Series 2026 di St
OLAHRAGA
JAKARTA Wacana kenaikan gaji kepala daerah yang diusulkan Komisi II DPR RI menuai perhatian publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) m
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses penyidikan dugaan suap terkait pengurusan rekomendasi pelepasan kawasan Hut
NASIONAL
JAKARTA Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan video viral yang menampilkan letusan Gunung Anak Krakatau dise
NASIONAL
JAKARTA Anggota DPR RI Rizki Faisal menilai sinergi komunikasi publik yang solid di lingkungan Kabinet Merah Putih menjadi faktor pentin
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh kepala Sekolah Rakyat di Indonesia mempersiapkan pelaksana
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) dua pejabat utama M
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, resmi mengajukan banding atas putusan Pengadilan Ti
NASIONAL
JAKARTA Larangan memotong kuku pada malam hari masih menjadi kepercayaan yang hidup di tengah masyarakat, khususnya dalam budaya Jawa. S
AGAMA
TEHERAN Ribuan pelayat memadati Masjid Agung Imam Khomeini Mosalla, Teheran, Iran, untuk mengikuti prosesi pemakaman mantan Pemimpin Ter
INTERNASIONAL