BREAKING NEWS
Sabtu, 04 Juli 2026

Jelang MPLS 2026, Mensos Minta Kepala Sekolah Rakyat Matangkan Persiapan

Dharma - Sabtu, 04 Juli 2026 18:45 WIB
Jelang MPLS 2026, Mensos Minta Kepala Sekolah Rakyat Matangkan Persiapan
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh kepala Sekolah Rakyat di Indonesia mempersiapkan pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 secara matang. (Foto: Dok. Kemensos)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh kepala Sekolah Rakyat di Indonesia mempersiapkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 secara matang. Persiapan menyeluruh dinilai penting untuk memastikan proses transisi menuju Sekolah Rakyat Permanen berjalan lancar.

Pesan tersebut disampaikan Gus Ipul saat menggelar pertemuan daring bersama kepala Sekolah Rakyat dan perwakilan dinas sosial dari seluruh Indonesia pada Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, kepala sekolah harus menyusun perencanaan yang matang, mulai dari pelaksanaan, pengendalian, monitoring hingga evaluasi agar berbagai kendala dapat diantisipasi sejak awal.

Baca Juga:

"Saya ingin kepala sekolah benar-benar fokus membuat perencanaan. Mulai dari implementasi, pengendalian, monitoring hingga evaluasi harus dipersiapkan secara menyeluruh," ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).

Mensos menjelaskan terdapat tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian seluruh kepala Sekolah Rakyat, yakni kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan peserta didik, serta kesiapan guru dan tenaga kependidikan.

Ia menegaskan seluruh fasilitas penunjang, seperti ketersediaan air bersih, listrik, hingga kelengkapan bangunan sekolah, harus dipastikan siap sebelum MPLS dimulai.

Selain itu, status peserta didik juga harus ditetapkan melalui keputusan pemerintah daerah, sementara seluruh tenaga pendidik diwajibkan mengikuti rangkaian kegiatan MPLS.

Bagi Sekolah Rakyat permanen yang belum memiliki tenaga pengajar tetap, pemerintah akan menyiapkan guru sementara yang berasal dari pemerintah daerah, Sekolah Rakyat terdekat, maupun pendamping sosial hingga proses rekrutmen selesai pada awal Agustus 2026.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, MPLS Sekolah Rakyat akan berlangsung pada 14 hingga 31 Juli 2026, kemudian dilanjutkan dengan program matrikulasi mulai 3 Agustus hingga 30 September 2026 sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Gus Ipul menilai fase tersebut menjadi masa yang sangat penting karena siswa perlu beradaptasi secara fisik, mental, sosial, spiritual, dan akademik agar mampu mengikuti sistem pembelajaran di Sekolah Rakyat.

Ia juga meminta seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik membangun empati terhadap peserta didik yang berasal dari latar belakang sosial yang beragam.

Menurutnya, MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan fondasi untuk menciptakan kesetaraan sehingga seluruh siswa dapat memulai proses belajar dari titik yang sama.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PHI Gandeng SKK Migas Perkuat Sinergi dengan Media, Dukung Ketahanan Energi Nasional
Menkeu Purbaya Pastikan Ekonomi RI Tetap Kuat, APBN Aman dan Program MBG Terus Dievaluasi
Polda Aceh Masih Selidiki Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Hasil Labfor Jadi Kunci Ungkap Penyebab
Hujan Deras Tak Hentikan Karnaval Budaya Nusantara, Rico Waas: Solidaritas APEKSI Jadi Kenangan Berharga untuk Medan
Tutup Indonesia City Expo 2026 2026 di Medan, Wali Kota Rico Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Dunia
IHSG Melemah ke Level 5.875, Investor Asing Masih Catat Net Sell Rp74,42 Triliun Sepanjang 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru