BREAKING NEWS
Sabtu, 04 Juli 2026

Maruli Siahaan: Pancasila Tak Cukup Dihafal, Harus Dibuktikan Lewat Tindakan Nyata

Dodi Kurniawan - Sabtu, 04 Juli 2026 18:04 WIB
Maruli Siahaan: Pancasila Tak Cukup Dihafal, Harus Dibuktikan Lewat Tindakan Nyata
Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Maruli Siahaan, dalam kegiatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (4/7/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG – Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Maruli Siahaan, mengajak relawan menjadi motor penggerak dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan masyarakat. Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Warkop Baba Kupie, Jalan P. Diponegoro, Petapahan, Kecamatan Lubuk Pakam, itu dihadiri sekitar 350 peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, pemuda, serta kader Partai Golkar.

Selain Maruli Siahaan, kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber, yakni akademisi bidang politik dan tata negara Dr. Fernanda Putra Adela, akademisi bidang ekonomi kerakyatan Dr. Hosianna Ayu Hidayati, serta Kepala Biro Hukum dan Organisasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Edi Subowo. Diskusi dipandu oleh akademisi Putri Evi Ovianti Batubara.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Maruli menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup dipahami sebagai dasar negara semata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, semangat gotong royong, kepedulian sosial, toleransi, persatuan, keadilan, dan saling menghormati harus menjadi bagian dari karakter bangsa Indonesia.

"Pancasila harus hadir dalam sikap dan perbuatan kita. Ketika masyarakat saling membantu, menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, dan mengutamakan kepentingan bersama, di situlah nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup," ujar Maruli.

Ia juga menekankan pentingnya peran relawan sebagai agen perubahan yang mampu memperkuat persatuan dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

Menurut Maruli, relawan tidak hanya berperan menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila, tetapi juga harus menjadi teladan dalam membangun solidaritas sosial, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta mencegah munculnya intoleransi, kekerasan, maupun perpecahan.

"Gerakan Kebajikan Pancasila harus menjadi gerakan bersama. Kita ingin Pancasila benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, hingga penguatan persaudaraan," katanya.

Sementara itu, para narasumber turut memaparkan materi mengenai penguatan ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tantangan politik dan ketatanegaraan, pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan, hingga pentingnya penyusunan kebijakan publik yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para peserta diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, pengalaman, serta berbagai persoalan yang dihadapi dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan terbangun kolaborasi antara pemerintah, akademisi, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan generasi muda untuk memperkuat persatuan serta menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari secara nyata dan berkelanjutan.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wamendagri Bima Arya: Pemimpin Sejatinya adalah Penjual Harapan
Partai Politik dan Kerupuk Kulit
Hasto: Pancasila Adalah Gugatan Bung Karno terhadap Kolonialisme dan Ketidakadilan
Kapolda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Fondasi Persatuan dan Perdamaian Dunia
Sekda Aceh: Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia
Wali Kota Rico Waas Dorong Mahasiswa Siap Jadi Pemimpin: Masa Depan Indonesia Ada di Tangan Anak Muda!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru