Anggota TNI Jadi Saksi Kasus Obat Keras di Medan, Akui Ajak Terdakwa Antar Pil
MEDAN Anggota TNI Defanda Yunista Ginting alias Fanda, 35 tahun, dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan perkara dugaan peredaran oba
HUKUM DAN KRIMINAL
LEBAK - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar ideologi bangsa, tetapi juga merupakan simbol perlawanan terhadap kolonialisme dan segala bentuk penindasan.
Pernyataan tersebut disampaikan Hasto saat membuka pameran foto, surat, dan komik Bung Karno di kawasan Patung Multatuli, Saidjah, dan Adinda, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (2/6/2026).
Menurut Hasto, lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945 tidak dapat dipisahkan dari semangat perjuangan bangsa Indonesia untuk keluar dari belenggu penjajahan. Ia menyebut pidato Bung Karno di hadapan BPUPKI sebagai manifesto besar menuju kemerdekaan yang sejati.Baca Juga:
"Pancasila bukan hanya ideologi bangsa, tetapi Pancasila juga harus membangun suatu tata dunia baru," ujar Hasto.
Dia menjelaskan, nilai-nilai yang dirumuskan Bung Karno dalam Pancasila merupakan antitesis dari praktik kolonialisme dan imperialisme yang telah berlangsung selama ratusan tahun di Indonesia.
Menurutnya, pidato 1 Juni 1945 menjadi sebuah gugatan besar terhadap sistem penjajahan yang menindas rakyat dan merampas kedaulatan bangsa.
Hasto juga mengaitkan semangat Pancasila dengan kondisi demokrasi saat ini. Dia mengingatkan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan melalui kebebasan rakyat, kedaulatan politik, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat luas.
"Ketika ada pihak manapun yang mencoba menghancurkan kebebasan kita untuk membela kepentingan rakyat, itu tanda-tanda hadirnya kolonialisme baru dalam sistem sosial politik kita," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hasto turut mengajak masyarakat untuk memaknai Pancasila melalui nilai-nilai kehidupan dan pembelajaran dari alam. Ia juga mengingatkan pentingnya rasa syukur atas kebebasan yang dimiliki saat ini.
"Jangan takut dengan panasnya sinar matahari. Ketika saya di penjara karena memperjuangkan kebenaran dan cita-cita, sinar matahari menjadi langka. Bersyukurlah kita bisa mendapat sinar Sang Surya yang telah memberi energi kehidupan," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menilai nilai-nilai Pancasila telah lama hidup dalam kehidupan masyarakat adat Baduy. Menurutnya, kejujuran, kesederhanaan, dan keharmonisan dengan alam yang dijalankan masyarakat Baduy merupakan bentuk nyata pengamalan Pancasila.
"Tidak tertulis di kertas, tetapi dijalankan dalam laku setiap hari. Jujur pada alam, jujur pada janji, jujur pada sesama. Baduy adalah Pancasila yang hidup," kata Amir.
MEDAN Anggota TNI Defanda Yunista Ginting alias Fanda, 35 tahun, dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan perkara dugaan peredaran oba
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang perempuan berinisial A (23) diduga mencuri seorang bayi lakilaki dari RSU Sundari, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. D
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengapresiasi rencana Pesta Puncak Tahun Transformasi Huria Kristen Batak Protesta
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Tanjungbalai menunjukkan komitmennya mendukung pelaksanaan Reforma Agraria di Sumatera Utara. Komitmen itu ditunju
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan peletakan batu pertama pembangunan dan rehabilitasi Gedung Rumah Sakit U
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A. menegaskan pentingnya penguatan Satu Data Indonesia (SDI) seba
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Cinta kepada Rasulullah saw bukan sekadar rasa kagum, memperbanyak shalawat, atau mengenang sejarah beliau. Cinta kepada Rasu
AGAMA
BANDA ACEH Polresta Banda Aceh mendalami laporan dugaan pelecehan seksual yang dilayangkan LP (23), mantan karyawan sebuah usaha Bugar R
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut terus mendampingi Pemerintah Kabupaten
PERISTIWA
TAPTENG Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau progres rehabilit
PEMERINTAHAN