BREAKING NEWS
Sabtu, 05 September 2026

Cinta Rasul Bukan Sekadar Shalawat, Tapi Harus Dibuktikan dengan Akhlak

Abyadi Siregar - Jumat, 04 September 2026 15:33 WIB
Cinta Rasul Bukan Sekadar Shalawat, Tapi Harus Dibuktikan dengan Akhlak
Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Tgk. H. Syabuddin Gade, M.Ag. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH BESAR — Cinta kepada Rasulullah saw bukan sekadar rasa kagum, memperbanyak shalawat, atau mengenang sejarah beliau.

Cinta kepada Rasul harus tercermin dalam sikap, ketaatan, serta keinginan untuk mengikuti sunnah dan akhlak Nabi Muhammad saw.

Hal tersebut disampaikan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Tgk. H. Syabuddin Gade, M.Ag, dalam khutbah Jumat di Masjid Baitul Maghfirah, Dusun Beurami, Gampong Paya Tieng, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Jumat, 4 September 2026, bertepatan dengan 22 Rabiul Awwal 1448 Hijriah.

Baca Juga:

Dalam khutbahnya, Prof. Syabuddin Gade menjelaskan bahwa kecintaan kepada Rasulullah saw tidak cukup hanya diucapkan.

Cinta tersebut harus dibuktikan dengan ittiba' atau mengikuti ajaran dan teladan Rasulullah saw.

Ia mengutip firman Allah Swt: "Jika kalian benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian."

Menurut dia, ayat tersebut menunjukkan bahwa cinta bukan hanya persoalan perasaan, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan.

Karena itu, seseorang tidak cukup mengatakan mencintai Rasulullah saw jika dalam kehidupan sehari-hari masih gemar berdusta, menyakiti orang lain, mencari harta dengan cara haram, serta jauh dari akhlak yang dicontohkan Nabi.

Prof Syabuddin Gade mengatakan cinta kepada Rasulullah saw yang benar seharusnya membawa perubahan dalam kehidupan seseorang.

Umat Islam, kata dia, perlu berusaha meneladani kejujuran, kasih sayang, kesabaran, amanah, keadilan, dan kepedulian Rasulullah saw.

"Jadi, cinta Rasul bukan sekadar emosi keagamaan, tetapi menjadi kekuatan yang mendorong kita untuk memperbaiki diri," tegasya.

Prof Syabuddin Gade menyebut ada banyak alasan mengapa kecintaan kepada Rasulullah saw menjadi penting bagi umat Islam.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Maulid Nabi 1448 H, Ketua DWP Sumut Ajak Perempuan Teladani Akhlak Rasulullah
Pemkab Asahan Peringati Maulid Nabi, Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
Bobby Nasution Serahkan Hibah Rp200 Miliar kepada 567 Penerima, Rumah Ibadah hingga Mahasiswa Dapat Bantuan
Menikah Beda Agama hingga Diuji Sakit, Hotnida Akhirnya Pilih Kembali Memeluk Islam di Subulussalam
Ibarat Meludahi Matahari! Pengasuh Ponpes Somalangu Pasang Badan Bela Jokowi dari Badai Fitnah dan Caci Maki
"Jabatan Itu Cuma Sampingan", Jokowi Bagikan 3 Petuah Jawa soal Kuasa, Pintar, dan Kecepatan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru