Sentil Ketimpangan Ekonomi Nias: Bobby Nasution Minta Bos Baru BI Sumut Genjot Pemerataan
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah yang masih menja
EKONOMI
LANGKAT – Sehari setelah Bupati Langkat Syah Afandin ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), belasan papan bunga berisi ucapan apresiasi kepada lembaga antirasuah itu berdatangan ke Kantor Bupati Langkat, Sabtu (4/7/2026).
Papan bunga tersebut dipasang di halaman Kantor Bupati Langkat, Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat. Sebagian besar berisi ucapan terima kasih kepada KPK atas operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat kepala daerah tersebut.
Salah satu papan bunga bertuliskan, "Terima kasih KPK yang telah menangkap Ondim (Ongkos Dimuka) Bupati Langkat dari Masyarakat Korban Jalan Rusak."Baca Juga:
Seorang warga Langkat bernama Bambang mengaku mengapresiasi langkah KPK dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Bupati Langkat."Kami sebagai warga tentu sangat berterima kasih kepada KPK karena telah berhasil menangkap Bupati atas dugaan kasus korupsi," ujarnya.
Papan bunga tersebut dikirim oleh sejumlah kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Langkat, Forum Masyarakat Langkat Bersatu, Pemuda Langkat Bersatu, Masyarakat Korban Janji Manismu, hingga Masyarakat Korban PHPmu.
Menariknya, dalam beberapa karangan bunga, nama panggilan Syah Afandin, yakni "Ondim", diplesetkan menjadi singkatan "Ongkos Dimuka".
Istilah tersebut ramai menjadi perhatian masyarakat usai muncul dugaan adanya permintaan fee proyek dalam perkara yang kini tengah ditangani KPK.
Sebelumnya, KPK menetapkan Syah Afandin sebagai tersangka setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Medan.Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut perkara tersebut berkaitan dengan dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat.
"Perkara ini diduga terkait dengan suap proyek-proyek di Dinas Pendidikan dan juga Dinas Perkim Kabupaten Langkat," kata Budi.
Dalam operasi tersebut, penyidik KPK turut mengamankan sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan fee proyek. Selain itu, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya aliran dana lain yang diduga diterima oleh tersangka.
Selain Syah Afandin, KPK juga mengamankan enam orang lainnya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dalam perkara tersebut.*(mi/dh)
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah yang masih menja
EKONOMI
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bersama Perserikatan BangsaBangsa (PBB) dan Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Indonesia
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 di Jalan Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, mengalami mual dan muntah setelah menyantap
KESEHATAN
JAKARTA Para penggugat persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berencana menemui DPR, DPD, dan MPR setelah Mahkamah K
POLITIK
JAKARTA Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menerima laporan terhadap seluruh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pe
POLITIK
MEDAN Ikatan Media Online (IMO) Sumatera Utara menyoroti tantangan berat yang dihadapi media online dalam mempertahankan keberlangsungan u
NASIONAL
JAKARTA Irjen Pol Pasma Royce resmi menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali setelah serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin
NASIONAL
JAKARTA Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencuat setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait polemik persyarat
POLITIK
MEDAN Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumatera Utara menutup operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan be
KESEHATAN
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA