BREAKING NEWS
Senin, 01 Juni 2026

Sekda Aceh: Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia

Dharma - Senin, 01 Juni 2026 10:17 WIB
Sekda Aceh: Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia
Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin, 1 Juni 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH — Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga fondasi penting dalam membangun perdamaian dunia.

Penegasan itu disampaikan saat ia memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin, 1 Juni 2026.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta aparatur sipil negara dan Korps Musik TNI Kodam Iskandar Muda.

Baca Juga:

Dalam kesempatan itu, M. Nasir membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI.

Ia menekankan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam praktik kehidupan berbangsa.

Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".

Tema tersebut menegaskan peran Pancasila tidak hanya sebagai perekat bangsa, tetapi juga sebagai kontribusi Indonesia dalam menciptakan stabilitas global.

Dalam amanat itu disebutkan, Pancasila telah terbukti menjadi "bintang penuntun" yang menjaga keutuhan Indonesia di tengah keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnis.

"Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik," demikian kutipan amanat yang dibacakan Sekda Aceh.

Amanat tersebut juga menyoroti tanggung jawab Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan UUD 1945.

Nilai musyawarah dan mufakat dalam Pancasila disebut relevan sebagai instrumen diplomasi untuk meredam konflik global.

Selain itu, Indonesia dinilai aktif berkontribusi dalam misi perdamaian dunia melalui keterlibatan pasukan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mediasi konflik regional, hingga sikap konsisten terhadap keadilan bagi bangsa-bangsa yang tertindas.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Lazismu Aceh Tengah Salurkan Qurban untuk Penyintas Bencana di Hunian Sementara Desa Burlah
Bobby Nasution Sebut Pancasila sebagai “Bintang Penuntun”, Ingatkan Kepala Daerah Agar Tidak Tinggalkan Rakyat Kecil
KPK: Semakin Kuat Implementasi Nilai Pancasila, Semakin Sempit Ruang Korupsi
Karhutla di 5 Kabupaten Aceh Diduga Sengaja Dibakar, Polisi Buru Pelaku
Banda Aceh dan Sabang Jadi Magnet Wisatawan Saat Libur Panjang: Murah, Aman, dan Bersih
Satgas PRR Perkuat Layanan Air Bersih Pascabencana di Sumatera, SPAM Karang Baru Ditargetkan Rampung Agustus 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru