BREAKING NEWS
Kamis, 16 Juli 2026

Mentan Gelontorkan Rp801 Miliar, Pertanian Sumut Didorong Naik Kelas

Adelia Syafitri - Kamis, 16 Juli 2026 15:34 WIB
Mentan Gelontorkan Rp801 Miliar, Pertanian Sumut Didorong Naik Kelas
Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman saat menghadiri acara di USU Medan (Foto: Rechtin Hani Ritonga/detikSumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengalokasikan bantuan sebesar Rp801,025 miliar untuk sektor pertanian dan perkebunan di Sumatera Utara (Sumut) pada 2026. Anggaran tersebut disiapkan untuk meningkatkan produksi, produktivitas, serta kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Amran mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat kepada sektor pertanian di Sumut.

"Total bantuan pertanian ini dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Kami hanya pembantu untuk menyalurkan bantuan sektor pertanian," kata Amran di Medan, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga:

Dari total anggaran tersebut, pemerintah mengalokasikan Rp131,293 miliar untuk sektor tanaman pangan, Rp48,762 miliar untuk hortikultura, Rp131,402 miliar bagi subsektor perkebunan, Rp3,476 miliar untuk peternakan, Rp3,476 miliar untuk prasarana dan sarana pertanian, serta Rp346,113 miliar untuk pengembangan lahan dan irigasi pertanian.

Khusus sektor perkebunan, bantuan difokuskan pada pengembangan komoditas unggulan. Rinciannya meliputi kakao sebesar Rp46,501 miliar, kelapa Rp9,518 miliar, program pengembangan perkebunan Rp75,171 miliar, dan kopi sebesar Rp211 juta.

Menurut Amran, penyaluran bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat pembangunan sektor pertanian di Sumut, meningkatkan produktivitas komoditas unggulan, membuka peluang usaha bagi petani, serta memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Pernyataan itu disampaikan Amran saat memberikan kuliah umum bertajuk Inovasi dan Kolaborasi Generasi Muda Menuju Swasembada Pangan di Universitas Sumatera Utara (USU). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya.

Dalam kesempatan itu, Amran mengajak mahasiswa untuk ikut berperan aktif mengembangkan sektor pertanian melalui inovasi dan riset guna mendukung keberlanjutan swasembada pangan nasional.

"Menteri itu hanya sementara, selesai jabatan selesai. Yang melanjutkan perjuangan ini adalah anak-anak muda. Karena itu kampus harus melahirkan penemuan-penemuan baru. Kalau ingin Indonesia semakin maju, harus ada new invention, harus ada lompatan inovasi," ujarnya.

Ia menilai Universitas Sumatera Utara memiliki potensi besar menjadi pusat lahirnya inovator pertanian yang mampu menjawab berbagai tantangan di sektor pangan.

Menurut Amran, masa depan pertanian Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada keberanian generasi muda menghadirkan inovasi, riset, dan teknologi yang mampu meningkatkan daya saing sektor pertanian.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha untuk mempercepat transformasi pertanian nasional.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
RSJ Prof Dr M Ildrem Hadirkan Telekonseling Digital dan Daycare Rehabilitation, Permudah Masyarakat Akses Layanan Kesehatan Jiwa
Pemprov Sumut Dorong PD Aneka Industri dan Jasa Berubah Jadi Perseroda, Targetkan Tata Kelola Lebih Profesional
325 SPBU di Sumut Alami Kelangkaan BBM, Polda Kerahkan 786 Personel Kawal Distribusi
Pemprov Sumut Siapkan Pelabuhan Roro Gunungsitoli Jadi Pusat Logistik Kepulauan Nias, Operasi Ditargetkan 2029
Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Pemerintah Siapkan Skema Baru
Maruli Siahaan Soroti Dugaan Kekerasan Seksual di USU, Minta Korban Jangan Takut Melapor
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru