Korban Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo Terus Bertambah, BGN Buka Suara
SIDOARJO Jumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, yang diduga mengalami keracunan setelah menya
NASIONAL
MEDAN – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengalokasikan bantuan sebesar Rp801,025 miliar untuk sektor pertanian dan perkebunan di Sumatera Utara (Sumut) pada 2026. Anggaran tersebut disiapkan untuk meningkatkan produksi, produktivitas, serta kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Amran mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat kepada sektor pertanian di Sumut.
"Total bantuan pertanian ini dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Kami hanya pembantu untuk menyalurkan bantuan sektor pertanian," kata Amran di Medan, Kamis (16/7/2026).Baca Juga:
Dari total anggaran tersebut, pemerintah mengalokasikan Rp131,293 miliar untuk sektor tanaman pangan, Rp48,762 miliar untuk hortikultura, Rp131,402 miliar bagi subsektor perkebunan, Rp3,476 miliar untuk peternakan, Rp3,476 miliar untuk prasarana dan sarana pertanian, serta Rp346,113 miliar untuk pengembangan lahan dan irigasi pertanian.
Khusus sektor perkebunan, bantuan difokuskan pada pengembangan komoditas unggulan. Rinciannya meliputi kakao sebesar Rp46,501 miliar, kelapa Rp9,518 miliar, program pengembangan perkebunan Rp75,171 miliar, dan kopi sebesar Rp211 juta.
Menurut Amran, penyaluran bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat pembangunan sektor pertanian di Sumut, meningkatkan produktivitas komoditas unggulan, membuka peluang usaha bagi petani, serta memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah.
Pernyataan itu disampaikan Amran saat memberikan kuliah umum bertajuk Inovasi dan Kolaborasi Generasi Muda Menuju Swasembada Pangan di Universitas Sumatera Utara (USU). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya.
Dalam kesempatan itu, Amran mengajak mahasiswa untuk ikut berperan aktif mengembangkan sektor pertanian melalui inovasi dan riset guna mendukung keberlanjutan swasembada pangan nasional.
"Menteri itu hanya sementara, selesai jabatan selesai. Yang melanjutkan perjuangan ini adalah anak-anak muda. Karena itu kampus harus melahirkan penemuan-penemuan baru. Kalau ingin Indonesia semakin maju, harus ada new invention, harus ada lompatan inovasi," ujarnya.
Ia menilai Universitas Sumatera Utara memiliki potensi besar menjadi pusat lahirnya inovator pertanian yang mampu menjawab berbagai tantangan di sektor pangan.
Menurut Amran, masa depan pertanian Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada keberanian generasi muda menghadirkan inovasi, riset, dan teknologi yang mampu meningkatkan daya saing sektor pertanian.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha untuk mempercepat transformasi pertanian nasional.
SIDOARJO Jumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, yang diduga mengalami keracunan setelah menya
NASIONAL
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Koordinasi Awal (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi S
PEMERINTAHAN
MEDAN Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti, menegaskan penentuan maupun perubahan peringkat desil 1 hingga 10 dalam Data
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan pelaksanaan reforma agraria tidak boleh berhenti pada persoalan sertifikat dan kepa
NASIONAL
SIDOARJO Ratusan santri Pondok Pesantren Manba&039ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengal
PERISTIWA
MEDAN Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap seorang warga Desa Klambir V Kebun, Kecamatan Hamparan Perak,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian Mandailing Natal, Fauzan Lubis, divonis bebas dalam perkara dugaan korupsi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, kembali normal pada Rabu, 2 September 20
NASIONAL
MEDAN Guru SD Negeri 060807 Medan berinisial DAL mengundurkan diri setelah dilaporkan orang tua siswa ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota
PENDIDIKAN
MEDAN Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara, Boya Yanti Gultom, mengajak seluruh anggota menjadikan akhlak Rasulul
PEMERINTAHAN