BREAKING NEWS
Rabu, 14 Oktober 2026

Prabowo Minta TNI, Polri, Jaksa Introspeksi Diri: Bintang dan Sepatumu dari Rakyat!

Adelia Syafitri - Jumat, 10 Juli 2026 16:57 WIB
Prabowo Minta TNI, Polri, Jaksa Introspeksi Diri: Bintang dan Sepatumu dari Rakyat!
Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya saat meresmikan Bendungan Meninting di Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026). (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LOMBOK BARAT – Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh pejabat negara, mulai dari birokrat, TNI, Polri hingga Kejaksaan, untuk melakukan introspeksi diri dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Menurut Prabowo, setiap jabatan yang diemban merupakan amanah rakyat sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026).

Baca Juga:

Dalam pidatonya, Prabowo tampak memegang dada dengan kedua tangannya sambil mengajak seluruh pejabat untuk melakukan evaluasi terhadap diri masing-masing.

"Saya minta kita semua introspeksi," kata Prabowo.

Presiden kemudian mengarahkan pesannya kepada jajaran TNI dan Polri yang hadir dalam acara tersebut.

Ia mengingatkan bahwa seluruh atribut yang dikenakan aparat berasal dari kepercayaan rakyat.

"Pejabat-pejabat militer, dan polisi introspeksi!" katanya.

"Saudara adalah milik rakyat."

"Bintangmu dari rakyat, sepatumu dari rakyat, topimu dari rakyat!"

"Jangan pernah lupa itu!" tegas Prabowo.

Tak hanya TNI dan Polri, Prabowo juga meminta jajaran Kejaksaan untuk melakukan hal yang sama.

Menurutnya, seluruh aparat penegak hukum harus selalu mengingat bahwa mereka bekerja untuk kepentingan masyarakat.

"Kejaksaan demikian juga! Anda Jaksa ya, pakai bintang juga kau, kau juga milik rakyat!" ujar Prabowo.

Prabowo menilai introspeksi menjadi penting karena masih banyak masyarakat yang menghadapi berbagai kesulitan, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus memprioritaskan kesejahteraan rakyat.

Menurut Presiden, persoalan kelaparan tidak boleh dipandang sebagai masalah kecil.

Ia menegaskan Indonesia tidak akan menjadi negara maju apabila masih ada masyarakat yang belum terpenuhi kebutuhan pangannya.

"Apapun segelintir elite di Jakarta berpendapat bahwa perut lapar itu tidak penting, saya berbeda. Ada rakyat Indonesia yang lapar, itu penting bagi saya. Tidak ada negara yang berhasil kalau tidak bisa menghasilkan pangan bagi rakyatnya sendiri," kata Prabowo.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sebagai salah satu fondasi utama menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.* (km/ad)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemko Tanjungbalai Terima Bantuan 25 Lampu PJU Tenaga Surya dari Kemenhub, Dipasang di Jalan Sudirman
SI MiKE SU Hadir di Jambore Daerah XI Pramuka Sumut, Dorong Literasi Digital Generasi Muda
Target 7,3 Juta Orang, Cek Kesehatan Gratis Sumut Baru Menjangkau 2,8 Juta Warga
Mulai 1 Agustus 2026, Wings Air Buka Rute Baru Kualanamu–Mandailing Natal!
Prabowo Akui Ada Penyusup di Program MBG, Minta Kepala Daerah dan Aparat Keamanan Ikut Mengawasi
Pemprov Sumut Dorong OPD Perkuat Media Sosial, Komunikasi Publik Harus Cepat dan Responsif
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru