Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JAKARTA– Presiden RI Prabowo Subianto meminta seluruh aparatur negara melakukan introspeksi dan membenahi diri sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta bebas dari praktik korupsi.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa seluruh aparatur negara merupakan pelayan rakyat yang harus bekerja untuk kepentingan masyarakat.
Prabowo meminta seluruh unsur pemerintahan, mulai dari birokrasi, kementerian, TNI, Polri, hingga Kejaksaan, untuk melakukan evaluasi terhadap diri masing-masing dan menjaga amanah yang telah diberikan rakyat.Baca Juga:
"Saya minta introspeksi, terutama para birokrat kita semua introspeksi. Pejabat-pejabat militer dan polisi, introspeksi," tegas Prabowo.
Menurut Presiden, seluruh atribut, jabatan, dan kehormatan yang melekat pada aparat negara berasal dari kepercayaan rakyat. Karena itu, setiap aparatur wajib mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan tugasnya.
Prabowo juga mengingatkan bahwa masyarakat tidak lagi menginginkan praktik korupsi maupun penipuan terus terjadi di lingkungan pemerintahan. Ia meminta seluruh aparat negara memperbaiki diri dan tidak mengkhianati amanah yang diberikan.
"Saya mohon, perbaiki dirimu. Mawas diri. Jangan melawan kepada rakyat, rakyat tidak ingin korupsi dibiarkan. Rakyat tidak ingin penipuan-penipuan dilanjutkan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo kembali menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi di Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut memang menghadapi berbagai tantangan, terutama dari pihak-pihak yang selama ini menikmati praktik korupsi.
Meski demikian, Presiden memastikan pemerintah akan terus menegakkan hukum secara adil tanpa membedakan status maupun kedudukan seseorang.
"Kita akan tegakkan hukum. Dan hukum itu untuk semua. Bukan hanya untuk orang kuat saja," tegas Prabowo.* (in/dh)
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA