BREAKING NEWS
Jumat, 17 Juli 2026

Prabowo Tinjau Mesin Pengolah Sampah sebelum Pimpin Panen Raya Nasional Bersama TNI

Adelia Syafitri - Jumat, 17 Juli 2026 16:20 WIB
Prabowo Tinjau Mesin Pengolah Sampah sebelum Pimpin Panen Raya Nasional Bersama TNI
Presiden Prabowo Subianto meninjau mesin pengolah sampah sebelum menghadiri panen raya serentak program ketahanan pangan bersama TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MALANG Presiden Prabowo Subianto meninjau mesin pengolah sampah sebelum menghadiri panen raya serentak program ketahanan pangan bersama TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB, Presiden langsung menuju area mesin pengolah sampah jenis MOTAH untuk melihat proses pengolahan limbah sekaligus mendengarkan penjelasan dari personel TNI.

Dalam peninjauan tersebut, Prabowo didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Baca Juga:

Presiden juga sempat berdialog dengan seorang prajurit TNI yang menjelaskan cara kerja mesin tersebut. Selain melihat langsung proses pengolahan sampah, Prabowo meninjau sejumlah produk hasil daur ulang, termasuk paving block yang dihasilkan dari pengolahan limbah.

Usai meninjau teknologi pengelolaan sampah, Kepala Negara melanjutkan agenda menuju lokasi panen raya serentak yang masih berada di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh.

Di lokasi panen, Prabowo disambut tarian tradisional sebelum meninjau berbagai alat pertanian dan hasil olahan tebu yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan kunjungan Presiden bertujuan memberikan dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan TNI bersama masyarakat.

Menurut Prasetyo, setiap matra TNI memiliki fokus pendampingan yang berbeda sesuai potensi masing-masing.

"TNI AD mendampingi budidaya padi dan jagung, TNI AL mengembangkan kedelai, sedangkan TNI AU berfokus pada tebu," ujarnya.

Ia menjelaskan, selama Januari hingga Juni 2026, pendampingan TNI AD telah mencakup sekitar 6,26 juta hektare lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras atau sekitar 55,24 persen dari target produksi beras nasional tahun 2026.

Sementara itu, TNI AL mendampingi pengembangan kedelai di lahan seluas 2.432 hektare dengan potensi produksi mencapai 3.676 ton.

Adapun TNI AU mendampingi pengelolaan lahan tebu seluas 236.048 hektare dengan potensi produksi sekitar 18,386 juta ton tebu atau setara sekitar 1,36 juta ton gula, yang diperkirakan memenuhi 45,05 persen target produksi gula nasional tahun ini.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kapolda Aceh Temui Pangdam Iskandar Muda, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Mengenal TB Simatupang, Jenderal Intelektual Asal Sumatera Utara yang Namanya Diabadikan Jadi Jalan di Medan
TNI Jadi Sopir Truk BBM di Sumut, Istana Buka Suara
Pertamina Kerahkan 161 Mobil Tangki, Stok BBM di SPBU Sumut Diperkirakan Pulih Mulai Jumat Malam
Bupati Batu Bara Buka TMMD ke-129 Kodim 0208/Asahan, Fokus Bangun Infrastruktur dan Perkuat Sinergi TNI-Rakyat
18 Personel TNI Turun Tangan Antar BBM ke SPBU Sumut, Distribusi Dikebut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru