BREAKING NEWS
Rabu, 09 September 2026

BMA Paparkan Lima Strategi Optimalisasi Penggalangan Dana ZISWAF di Banda Aceh

T.Jamaluddin - Selasa, 21 Juli 2026 15:27 WIB
BMA Paparkan Lima Strategi Optimalisasi Penggalangan Dana ZISWAF di Banda Aceh
Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Amil Baitul Mal Kota (BMK) Banda Aceh di Hotel Hanifi, Selasa (21/7/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Untuk meningkatkan penghimpunan dana ZISWAF sekaligus mengoptimalkan manfaatnya, Sayed menguraikan lima strategi utama yang perlu diterapkan oleh Baitul Mal Kota Banda Aceh.

Strategi pertama adalah penguatan kelembagaan BMK melalui penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP) penghimpunan dana, peningkatan kapasitas amil yang profesional, pengembangan database muzakki, serta membangun integrasi bersama Baitul Mal Gampong (BMG) dan Baitul Mal Aceh (BMA).

Strategi kedua adalah memperluas edukasi dan literasi masyarakat melalui kampanye sadar zakat, khutbah Jumat, dakwah masjid, media massa, hingga penyampaian cerita mengenai dampak positif program ZISWAF.

Ketiga, memperkuat digital fundraising dengan menyediakan layanan pembayaran melalui website dan aplikasi ZISWAF, integrasi pembayaran cepat melalui QRIS dan mobile banking, pemanfaatan media sosial interaktif, serta platform crowdfunding wakaf.

Keempat, membangun kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kota Banda Aceh, BUMN/BUMD, sektor swasta, pengurus masjid, lembaga dakwah, komunitas, hingga organisasi nonpemerintah.

Kelima, mengembangkan program berbasis dampak (impact driven) melalui penyaluran zakat dan infak produktif untuk modal UMKM, beasiswa pendidikan, pengembangan wakaf produktif maupun wakaf uang, serta program kemanusiaan.

"Untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dapat dikembangkan berbagai inovasi seperti gerakan sedekah harian, sedekah shubuh, wakaf uang mulai Rp10.000, skema pemotongan zakat dan infak langsung, serta berbagai bentuk event fundraising," ujar Sayed.

Selain penguatan penghimpunan, Sayed juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana ZISWAF.

Menurutnya, Baitul Mal perlu menyampaikan laporan keuangan publik, melakukan audit keuangan dan audit syariah secara berkala, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga integritas lembaga sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Baitul Mal.

"Amil Baitul Mal mestinya mampu dan terampil mendorong seluruh lapisan masyarakat, ASN, pelaku usaha, dan kaum pemuda menunaikan ZISWAF melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh, demi terwujudnya keadilan sosial dan kebangkitan ekonomi umat," pungkas Sayed.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kapolda Aceh Terima Audiensi Pengurus Daerah PP Polri, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi
Kapolresta Banda Aceh Pimpin Tes Urine, Pemeriksaan Ponsel dan Senjata Api Personel
Sumut Siap Jadi Tuan Rumah BI Investment Day, Bobby Nasution Dorong Kolaborasi Investasi se-Sumatera
Kapolda Aceh Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Ajak Bersama Tangkal Hoaks
Penanganan TB di Medan Dipercepat, Pemko Terapkan Strategi Jemput Bola dan Tracing Aktif
Pelayanan Jamaah Haji Aceh Tuai Pujian, Wagub Beri Penghargaan kepada Tim PPHD
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru