Judi Online Belum Mati, PPATK Ungkap Transaksi Turun Rp286 Triliun tapi Modus Pelaku Berubah
JAKARTA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat adanya penurunan signifikan terhadap perputaran dana judi online
NASIONAL
JAKARTA — Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, memberikan tiga pesan penting kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono. Masukan tersebut disampaikan sebagai langkah memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dikembangkan pemerintah.
Prof Tjandra menilai pergantian kepemimpinan di tubuh BGN menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program, terutama dalam aspek keamanan pangan dan pengawasan distribusi makanan.
Ia mengatakan pemerintah saat ini memiliki sejumlah rencana pengembangan MBG, mulai dari perluasan penerima manfaat hingga mencakup ibu hamil dan ibu menyusui. Selain itu, program juga diarahkan untuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).Baca Juga:
"Kita berharap agar rencana-rencana yang sudah dibicarakan ini memang akan diimplementasikan," ujar Prof Tjandra, dikutip Jumat(24/7/2026).
Menurutnya, perluasan program harus dibarengi dengan sistem pengelolaan yang lebih baik agar tujuan utama MBG dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dapat tercapai.
Prof Tjandra juga menyoroti pentingnya evaluasi setelah muncul laporan dugaan keracunan makanan dalam pelaksanaan program MBG di Garut. Ia berharap kejadian tersebut menjadi bahan perbaikan bagi pemerintah.
"Tentu kita harapkan akan ada lagi perbaikan tata kelola program MBG," katanya.
Tiga Pesan Penting untuk Kepala BGN
1. Keamanan Pangan Harus Menjadi Prioritas
Prof Tjandra meminta BGN menjadikan keamanan makanan sebagai prinsip utama dalam menjalankan MBG. Menurutnya, kualitas makanan tidak boleh dikompromikan karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa makanan yang tidak aman dapat menimbulkan dampak besar terhadap kesehatan sehingga pengawasan harus dilakukan secara ketat.
2. Awasi Rantai Penyediaan Makanan dari Hulu hingga Hilir
Pesan kedua berkaitan dengan pengawasan seluruh proses penyediaan makanan. Menurut Prof Tjandra, pengendalian mutu tidak hanya dilakukan saat makanan berada di dapur penyedia atau sekolah.
Mulai dari produksi bahan pangan, proses penyimpanan, transportasi, pengolahan makanan, distribusi ke sekolah hingga pengelolaan limbah harus mendapatkan perhatian.
Ia menilai seluruh rantai tersebut harus berjalan sesuai standar agar kualitas makanan yang diterima masyarakat tetap terjamin.
3. Evaluasi Program Harus Berbasis Data Ilmiah
Pesan terakhir adalah pentingnya monitoring dan evaluasi secara berkala menggunakan pendekatan ilmiah.
Prof Tjandra menyarankan pemerintah melakukan survei kepuasan kepada penerima manfaat, termasuk siswa, orang tua, guru, dan pihak terkait lainnya.
Selain itu, ia mendorong adanya penelitian jangka panjang untuk melihat dampak MBG terhadap kesehatan masyarakat.
Menurutnya, kebijakan berbasis bukti ilmiah akan membuat program berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Dengan berbagai masukan tersebut, Prof Tjandra berharap kepemimpinan baru BGN mampu memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia.* (d/dh)
JAKARTA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat adanya penurunan signifikan terhadap perputaran dana judi online
NASIONAL
JAKARTA Rencana pemerintah membangun Universitas Republik Indonesia (URI) untuk mencetak calon pejabat negara mendapat sorotan dari Komisi
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim pemerintah berhasil melakukan efisiensi anggaran dengan mencegah kebocoran keuangan negar
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia menyiapkan rencana besar untuk memperluas jaringan perkeretaapian nasional hingga mencapai sekitar 14.000 k
NASIONAL
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait laporan sejumlah organisasi wartawan ke Polda Metro Jaya atas perny
NASIONAL
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengungkap cerita di balik keputusannya mundur sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan tajam pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Harga emas 24 k
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Mata uang Paman Sam ber
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat (24/7/2026) dengan tekanan. Indeks saham utama Indonesia dibuka m
EKONOMI
JAKARTA Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, memberikan tiga pesan penting kepada Kepala Badan
NASIONAL