Simpang Siur Hasil Lab Keracunan Massal MBG di Agam: BPOM Ngaku Sudah Kirim, Dinkes Sebut Belum
AGAM Sudah sepekan kasus dugaan keracunan pangan yang melibatkan 344 warga di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terjadi.
KESEHATAN
JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap arahan khusus yang diberikan Presiden Prabowo Subianto usai dirinya resmi dilantik sebagai Kepala BGN. Dalam pesannya, Presiden meminta Sudaryono menghadapi setiap persoalan di tubuh BGN secara langsung dan tidak menghindar dari berbagai tantangan yang ada, terutama terkait tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo usai pelantikan Sudaryono di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/7/2026). Menurut Sudaryono, pesan Presiden menjadi pegangan utama dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan baru BGN.
"Pak Presiden menyampaikan bahwa kita harus berani menghadapi persoalan, menyelesaikan masalah dengan mencintai rakyat serta menggunakan akal sehat dalam setiap pengambilan keputusan," ujar Sudaryono.Baca Juga:
Ia mengakui masih terdapat sejumlah persoalan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, mulai dari aspek tata kelola, transparansi, hingga dugaan pelanggaran hukum yang kini menjadi perhatian publik.
Karena itu, Sudaryono menegaskan seluruh jajaran BGN harus memiliki komitmen untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut, bukan justru menghindarinya.
"Kita sadar ada masalah dan kita harus menyelesaikannya. Jangan lari dari persoalan, tetapi hadapi dan benahi bersama-sama," tegasnya.
Terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program MBG, Sudaryono memastikan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan dan penyidikan kepada aparat penegak hukum.
Menurutnya, BGN akan fokus melakukan pembenahan sistem agar tata kelola program berjalan lebih transparan, akuntabel, dan profesional sesuai arahan Presiden.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78B Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.
Sudaryono menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri dari jabatannya karena alasan kesehatan.
Dalam sumpah jabatannya, Sudaryono berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika jabatan, serta mengabdi kepada bangsa dan negara sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.* (k/dh)
AGAM Sudah sepekan kasus dugaan keracunan pangan yang melibatkan 344 warga di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terjadi.
KESEHATAN
MEDAN Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polrestabes Medan terkait kasus
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Labkes Sumut) mengungkap tiga jenis bakteri yang ditemukan dalam sampel makanan Maka
KESEHATAN
BATU BARA Dalam rangka mendukung program nasional ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyar
NASIONAL
JAKARTA Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri mengungkap sejumlah temuan dari hasil monitoring dan analisis te
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mempertanyakan langkah konkret Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam menekan k
NASIONAL
MEDAN Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI belum dapat memastikan gangguan ingatan yang dialami siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara,
KESEHATAN
LABUAN BAJO Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang warga di Kampung Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (9/9/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI),
EKONOMI
BORONG Video seorang warga menginjak bantuan untuk korban gempa magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial.
PERISTIWA