BREAKING NEWS
Jumat, 24 Juli 2026

Kapolri: Sampai Napas Saya Habis, Saya Akan Terus Berjuang untuk Kesejahteraan Buruh

Abyadi Siregar - Jumat, 24 Juli 2026 17:41 WIB
Kapolri: Sampai Napas Saya Habis, Saya Akan Terus Berjuang untuk Kesejahteraan Buruh
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk tetap memperjuangkan hak dan kesejahteraan buruh, bahkan setelah dirinya tidak lagi menjabat sebagai anggota Polri.

Pernyataan tersebut disampaikan Jenderal Sigit saat meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Sigit mengatakan hubungan dirinya dengan kelompok buruh semakin kuat seiring berjalannya waktu.

Baca Juga:

Ia menyebut perjuangan untuk memperjuangkan hak buruh merupakan bentuk pengabdian yang akan terus dilakukan.

"Dan saya, saya berpikir bahwa tanpa saya sadari ikatan saya dengan buruh semakin hari semakin terbangun. Oleh karena itu, nanti, nanti kalau saya sudah pensiun pun, saya akan dedikasikan apa yang bisa saya lakukan untuk perjuangan buruh," kata Jenderal Sigit dalam pidatonya.

Ia bahkan menegaskan akan terus berada di barisan depan dalam memperjuangkan hak-hak pekerja selama masih memiliki kemampuan untuk berkontribusi.

"Bahkan mungkin sampai napas saya habis, saya baru berhenti. Selama itu saya akan terus berada di depan untuk memperjuangkan nasib, hak, dan perjuangan buruh untuk sejahtera," sambungnya.

Dalam acara tersebut, Jenderal Sigit juga menyoroti keberadaan Desk Ketenagakerjaan Polri yang dibentuk untuk menangani berbagai persoalan terkait buruh dan ketenagakerjaan.

Ia berharap program tersebut tetap berjalan meskipun terjadi pergantian kepemimpinan di tubuh Polri.

Sigit bahkan menyampaikan dirinya siap ikut turun menyuarakan aspirasi buruh apabila Desk Ketenagakerjaan tersebut dihentikan.

"Jadi hati-hati, Desk Ketenagakerjaan, Kapolri-kapolri berikutnya. Kalau tidak melanjutkan program yang dilaksanakan oleh Desk Ketenagakerjaan, mantan Kapolri yang akan memimpin di depan untuk demo! Setuju?" ujar Sigit.

Menurutnya, keberadaan Desk Ketenagakerjaan merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya para pekerja.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Aisyiyah Aceh Gelar Diklat Paralegal, Dorong Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
Babinsa Tidak Akan Tagih Pajak, Ini Penjelasan KSP Dudung Abdurachman
Jaksa Agung Tegaskan Kasus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Tetap Ditangani Tim 9 Kejagung
Putra Ferdy Sambo Dilantik Jadi Perwira Polri, Pesan dari Balik Jeruji: Jaga Kejujuran dan Integritas
Logo 'Kota Kerang' Diusulkan Berhak Cipta, Pemko Tanjungbalai Perkuat Sinergi dengan Kemenkum Sumut
Mengapa TNI dan Polri Dilibatkan di Program MBG? Ini Penjelasan Kepala BGN
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru