Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Rumah mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, tampak dijaga ketat setelah dirinya resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Meski terdapat penjagaan di sekitar kediaman, aktivitas di lingkungan perumahan dilaporkan tetap berlangsung normal.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pria berpakaian sipil terlihat berjaga di beberapa titik menuju rumah Nanik.
Baca Juga:
Dua orang juga tampak berada di pos keamanan di pintu masuk kawasan perumahan.
Suasana di sekitar kompleks tetap kondusif.
Di halaman rumah, terlihat sejumlah kendaraan terparkir.
Tercatat ada 11 mobil yang berada di area kediaman tersebut.
Tujuh kendaraan diparkir di teras samping, sementara empat mobil lainnya berada di bagian depan rumah.
Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional pada Rabu (22/7/2026).
Melalui unggahan di media sosial, ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena ingin memulihkan kondisi kesehatannya.
Nanik mengaku sempat mengalami gangguan pada jantung hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Karena itu, ia memilih beristirahat dan fokus menjalani proses pemulihan.
Selain menyampaikan kondisi kesehatannya, Nanik juga mengungkapkan pengalaman selama menangani Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia mengaku mengalami tekanan yang membuatnya enggan kembali menangani urusan keuangan program tersebut.
Dalam unggahan yang sama, Nanik mengatakan Presiden Prabowo Subianto memintanya tetap terlibat mengawasi Badan Gizi Nasional.
"Saya diminta tetap ikut mengawasi BGN. Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas dimana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya," tulis Nanik.
Namun, ia menegaskan hanya bersedia jika tugas tersebut tidak berkaitan dengan pengelolaan anggaran.
"Kalau mencereweti kayaknya masih bisa yg penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akuttt," tulisnya.
Meski tidak lagi menjabat, Nanik menegaskan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.
"Saya tetap berjuang dan mendukung Pak Presiden yang saat ini sangat keras berupaya memperbaiki kehidupan rakyat Indonesia."
Ia juga menilai program MBG bukan bertujuan politis, melainkan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
"14 tahun ikut beliau, saya tau persis program MBG bukan untuk tujuan politis seperti yang dituduhkan orang, tapi sebagai program untuk benar-benar intervensi gizi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi emas dan juga untuk menjaga kesehatan mereka."
Di akhir keterangannya, Nanik kembali menegaskan bahwa saat ini prioritas utamanya adalah memulihkan kondisi kesehatan.
"Saya konsentrasi di kesehatan dulu ya prens."
Hingga kini belum ada keterangan resmi yang mengaitkan penjagaan di kediaman Nanik dengan proses hukum atau alasan keamanan tertentu.* (tm/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.