BREAKING NEWS
Jumat, 31 Juli 2026

Prabowo Bakal Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah, Ada Agenda Besar Apa?

Johan - Jumat, 31 Juli 2026 12:57 WIB
Prabowo Bakal Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah, Ada Agenda Besar Apa?
Presiden Prabowo Subianto. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto akan mengumpulkan seluruh gubernur, bupati, dan wali kota dalam rapat khusus untuk membahas program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan persoalan sampah di seluruh Indonesia dapat diselesaikan paling lambat pada akhir 2027.

Rapat itu akan menjadi forum untuk menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan indah.

Baca Juga:

Meski demikian, Prabowo belum memastikan jadwal pelaksanaannya.

"Nanti ada rapat khusus ya Gubernur, semua bupati saya akan kumpulkan di Jakarta. Saya tidak tahu persisnya kapan. Khusus bicara tentang Indonesia ASRI ya. ASRI—Aman, Sehat, Resik, dan Indah ya. Karena ini sangat penting," kata Prabowo dalam agenda Akad Massal 62 Ribu Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Miliar di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Menurut Prabowo, menjaga kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dari transformasi bangsa.

Upaya tersebut harus berjalan seiring dengan pembangunan industri hilirisasi, penguatan ketahanan pangan, dan ketahanan energi agar pertumbuhan ekonomi tetap diimbangi dengan kualitas lingkungan yang baik.

Presiden menegaskan pemerintah akan melakukan perubahan besar dalam pengelolaan sampah dalam satu hingga dua tahun mendatang.

Ia meminta agar persoalan sampah nasional dapat dituntaskan sebelum akhir 2027.

"Insyaallah dalam satu tahun ini, dua tahun ini kita akan bikin perubahan drastis. Kita akan kendalikan sampah, di akhir 2027 masalah sampah di Indonesia saya minta sudah selesai saudara-saudara sekalian. Tidak ada lagi gunung sampah, ini akan kita capai," tegasnya.

Selain menjadi persoalan kebersihan, Prabowo menilai lingkungan yang rapi dan indah juga berpengaruh terhadap daya saing sektor pariwisata.

Menurutnya, wisatawan akan enggan berkunjung jika masih banyak kawasan yang dipenuhi sampah, baik di kota, sungai, maupun pantai.

Karena itu, Prabowo meminta seluruh kepala daerah bersama jajaran TNI dan Polri lebih aktif mengawasi kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.

"Gubernur yang hebat, bupati yang hebat, wali kota yang hebat, Pangdam yang hebat, Kapolda yang hebat, dan Danrem, Dandim, Kapolres, Kapolsek mereka yang harus tiap hari, tiap hari mengecek, mengecek sungai, mengecek kali. Itu baru kau pemimpin yang hebat."

Presiden juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus hadir langsung di tengah masyarakat dan tidak hanya bekerja dari balik meja.

Ia meminta para kepala daerah meluangkan waktu setiap hari untuk melihat langsung kondisi lingkungan.

"Minimal tiap hari you periksa, 1 jam sehari you keliling. Jadi pemimpin di depan, pemimpin bersama rakyat. Lihat kalau ada rumah yang tidak dirawat, tegur yang punya. Lihat di depan rumahnya jorok, tegur. Toko yang enggak mau jaga kebersihan, tegur. Berkali-kali ditegur enggak mau, ya sudah, panggil tim gabungan," pintanya.

Program Indonesia ASRI menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat mampu mempercepat penyelesaian persoalan sampah sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup di seluruh Indonesia.* (bb/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kapolri Mutasi 14 Kapolres, AKBP Adi Dharma Pramudhita Jadi Kapolres Asahan yang Baru
Jurnalis dan Masyarakat Sipil Gelar Aksi di Medan, Desak Presiden Prabowo Klarifikasi Pernyataan "Londo Ireng"
Pemerintah Aceh Desak Pertamina Benahi Layanan SPBU, Antrean BBM Dinilai Berpotensi Ganggu Fasilitas Umum
SBY dan AHY Beri Pesan Khusus ke Kepala Daerah Demokrat: Utamakan Rakyat dan Dukung Program Prabowo
OTT Lebih Banyak Jerat Bupati dan Wali Kota, KPK: Bukan Berarti di Level Gubernur Tidak Ada
India Bangun 40 Juta Rumah dalam 12 Tahun, Prabowo Tertarik Pelajari Tekniknya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru