Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Jelang puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, pemerintah menggelar sejumlah acara menuju puncak perayaan pada Senin (17/8/2026). HUT ke-81 RI kali ini mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", dengan rangkaian peringatan yang telah dimulai sejak Sabtu (1/8/2026).
Pada Sabtu lalu, pemerintah telah menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Kompleks Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Agenda berikutnya adalah penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan di Istana Negara, yang jadwal pastinya belum diungkap. Penghargaan tersebut nantinya akan diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kepada individu, institusi pemerintah, organisasi, hingga sosok tertentu atas jasa, prestasi, dharma bakti, dan kesetiaan luar biasa kepada bangsa dan negara.
Selanjutnya pada Jumat (14/8/2026), Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan dalam dua sesi, yakni Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, serta Pidato Penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Sidang Paripurna DPR.
Baca Juga:
"Jadi pidato Presiden di Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD akan dilaksanakan di tanggal 14 Agustus di hari Jumat," ujar Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta.
Kemudian pada Sabtu (15/8/2026), pemerintah akan menggelar ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta. Setelah itu, upacara peringatan HUT ke-81 RI akan digelar di Istana, Jakarta, pada Senin (17/8/2026).
Istana membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI secara langsung. Pemerintah menyediakan 8.100 kursi bagi masyarakat yang dapat diperoleh melalui mekanisme perebutan undangan atau war tiket.
"Kami juga akan melaksanakan war ticket bagi masyarakat yang ingin serta mengikuti Upacara Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka, sehingga ada kesempatan hadir secara langsung di Istana bagi masyarakat luas," ujar Juri.
Juri menjelaskan, informasi mengenai mekanisme dan waktu pelaksanaan war tiket tersebut akan diumumkan lebih lanjut. "Kami harapkan kegiatan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Penurunan Bendera Pusaka pada tanggal 17 ini akan dihadiri oleh setidaknya 8.100 orang sebagai simbol peringatan HUT RI ke-81," ujarnya.
Pada hari yang sama, pemerintah juga akan menggelar pesta rakyat di Kompleks Monas. Pesta rakyat ini dirancang sebagai ruang kebersamaan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
"Dalam Pesta Rakyat tersebut akan dilaksanakan berbagai kegiatan, antara lain perlombaan-perlombaan dengan berbagai hadiah menarik bagi masyarakat. Jadi, silakan masyarakat luas datang ke Monas untuk mengikuti berbagai perlombaan khas 17-an," ujar Juri.
Berbagai perlombaan tradisional yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan juga akan digelar dalam pesta rakyat di Monas. Kegiatan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat gotong royong, kebersamaan, dan sportivitas yang selama ini menjadi ciri khas perayaan 17 Agustus di Indonesia.
Pesta Rakyat juga akan diwarnai berbagai hiburan, seperti atraksi drone show, video mapping, hingga pesta kembang api. Selain hiburan, pemerintah turut menyiapkan makanan gratis bagi masyarakat yang hadir selama penyelenggaraan pesta rakyat tersebut.
Rangkaian HUT ke-81 RI akan ditutup dengan penyelenggaraan even lari Merdeka Run 8.1, yang terbuka bagi masyarakat tanpa dipungut biaya. Rute Merdeka Run akan dimulai dari depan Istana Merdeka, dengan beberapa kategori jarak yang telah ditentukan, yaitu 5, 8,1, dan 10 kilometer.
Pemerintah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi menyemarakkan HUT ke-81 RI melalui penyelenggaraan berbagai perlombaan di sekolah, kantor, maupun lingkungan masing-masing.
"Mari kita sambut perayaan kemerdekaan Indonesia dengan rasa syukur dan sukacita, sekaligus tetap fokus pada kerja-kerja nyata untuk mewujudkan Republik Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," ujar Juri.* (k/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.