BREAKING NEWS
Jumat, 07 Agustus 2026

Said Iqbal Klaim Tak Ada Demo Buruh Agustus-September, KBPBI Bantah: Tak Ada Penasihat Presiden yang Bisa Atur Koalisi Kami

Dharma - Jumat, 07 Agustus 2026 21:17 WIB
Said Iqbal Klaim Tak Ada Demo Buruh Agustus-September, KBPBI Bantah: Tak Ada Penasihat Presiden yang Bisa Atur Koalisi Kami
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. (foto: Said Iqbal/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, yang menyebut tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.

Penolakan itu disampaikan perwakilan KBPBI, Andi Gani Nena Wea, usai melakukan pertemuan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).

Menurut Andi, Said Iqbal tidak mewakili Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia sehingga tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan pernyataan atas nama kelompok buruh yang tergabung dalam koalisi tersebut.

Baca Juga:

"Ada pernyataan penasihat khusus presiden bahwa aksi buruh tidak akan terjadi Agustus-September. Koalisi Besar Buruh menyatakan penolakan klam pihak saudara Said Iqbal karena tidak ada Iqbal dalam bagian kami," kata Andi.

Andi menilai pernyataan Said Iqbal tidak mencerminkan sikap mayoritas organisasi buruh yang tergabung dalam KBPBI.

Ia bahkan mengklaim sebagian besar kekuatan organisasi buruh berada di bawah koalisi yang dipimpinnya.

"Jadi tidak ada penasihat khusus presiden yang bisa mengatur-ngatur Koalisi Besar. Bagaimana mungkin 90 persen kekuatan buruh diatur oleh soalannya Said Iqbal," lanjutnya.

Menurut Andi, pernyataan tersebut justru berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat dan dianggap merugikan perjuangan buruh.

"Kami bantah keras menjamin tidak ada demonstrasi Agustus sampai September merupakan satu klaim yang sangat-sangat merugikan Koalisi Besar," tegasnya.

Meski menolak pernyataan tersebut, KBPBI menyatakan saat ini masih mengedepankan jalur dialog dan diplomasi untuk menyampaikan berbagai aspirasi kepada pemerintah.

Namun, Andi menegaskan peluang menggelar aksi unjuk rasa tetap terbuka apabila tuntutan buruh tidak mendapatkan respons yang diharapkan.

"Kami akan tetap melanjutkan jalur diplomasi dan apabila di satu titik kami harus melakukan aksi yang tertib walaupun besar besaran. Kami jamin akan tetap aman dan damai karena hak menjalankan pendapat adalah dijamin undang-undang," tutupnya.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Satgas PRR Percepat Pemulihan Ekonomi Pesisir Aceh, KKP Salurkan Bantuan untuk Nelayan dan Petambak
BGN Pecat Tidak Hormat 66 Kepala Dapur MBG, Ada yang Terlibat Judol hingga 'Hengki-Pengki'
Satgas PRR Sinkronkan Pemulihan Sawah Rusak Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Prabowo Beri Rapor “Oke” untuk Pemerintahannya, Klaim Banyak Capaian Nyata untuk Rakyat
Prabowo Beri Rapor Memuaskan untuk Bahlil Lahadalia, Sebut Punya DNA Petarung
Prabowo: Bahlil Bisa Bikin Jokowi Tertawa, Orang Solo Itu Susah Ketawa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Menyelamatkan Fiskal Daerah

Menyelamatkan Fiskal Daerah

Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m

OPINI