BREAKING NEWS
Sabtu, 26 September 2026

Sampah Jadi Energi! TNI AD dan Pemda Kompak Terapkan Teknologi Pirolisis

gusWedha - Sabtu, 08 Agustus 2026 14:59 WIB
Sampah Jadi Energi! TNI AD dan Pemda Kompak Terapkan Teknologi Pirolisis
TNI AD bersama sejumlah pemerintah daerah mulai mendorong pengelolaan sampah berbasis teknologi untuk mengurangi beban tempat pemrosesan akhir. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – TNI Angkatan Darat (TNI AD) bersama sejumlah pemerintah daerah mulai mendorong pengelolaan sampah berbasis teknologi untuk mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA). Salah satu teknologi yang dibidik adalah pirolisis yang memungkinkan sampah diolah menjadi produk bernilai guna, termasuk sumber energi.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara TNI AD dengan Pemerintah Kota Bekasi, Pemerintah Kota Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor, dan Pemerintah Kota Semarang di Aula Jati Kusumo, Mabesad, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Kerja sama tersebut diarahkan pada pembangunan fasilitas pre-treatment dan pabrik pirolisis di sejumlah lokasi pengolahan sampah.

Baca Juga:

Teknologi pirolisis bekerja dengan memanaskan material pada suhu tinggi dalam kondisi tertentu sehingga sampah dapat diubah menjadi produk yang memiliki nilai guna. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan keterlibatan TNI AD merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh unsur pemerintah ikut mencari solusi terhadap persoalan sampah.

"Bapak Presiden menegaskan bahwa persoalan sampah telah berada pada kondisi yang darurat dan meminta seluruh jajaran untuk ikut berperan aktif dalam mencari solusi," ujar Maruli.

Menurut Maruli, TNI AD siap mendukung program pemerintah dengan sumber daya yang dimiliki, termasuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai persoalan pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan teknologi.

Menurutnya, regulasi dan prosedur yang panjang juga dapat menjadi salah satu faktor yang menghambat penerapan teknologi pengolahan sampah secara cepat.

Zulkifli mengatakan teknologi pengolahan sampah modern telah diterapkan di sejumlah negara. Indonesia, kata dia, perlu mempercepat penerapan sistem serupa dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

"Teknologinya sudah ada, tinggal bagaimana kita mempercepat implementasinya dengan tetap memastikan aspek lingkungan dan keberlanjutan," ujarnya.

Rencana penerapan teknologi pirolisis sedikitnya menyasar lima wilayah. Beberapa daerah yang menjadi perhatian antara lain Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Semarang.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mulai Rp999 Ribuan! Ini Update Harga Terbaru HP Tecno, Infinix, dan Itel Agustus 2026
Prabowo Dorong Hasil Riset BRIN Jadi Produk Nyata Bernilai Ekonomi
Ombudsman Minta OPD DKI Jakarta Lebih Responsif, Jangan Tunggu Masalah Viral di Media Sosial
RI Kembangkan Nuklir buat Obat Kanker hingga Awetkan Buah, Ini Buktinya!
Kutip Pesan BJ Habibie, Prabowo: Indonesia Tak Perlu Takut, Ada Jutaan Orang Pintar yang Bisa Bangun Bangsa
BRIN Pamer Robot hingga Kendaraan Listrik Otonom di Hadapan Prabowo, Istana: Indonesia Mampu Jawab Kebutuhan Strategis Bangsa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru