BREAKING NEWS
Sabtu, 15 Agustus 2026

Panen Sekali Jadi Tiga Kali Setahun, Kisah Petani Ngawi di Balik 8 Tamu Spesial Prabowo di Sidang MPR

Adelia Syafitri - Sabtu, 15 Agustus 2026 16:57 WIB
Panen Sekali Jadi Tiga Kali Setahun, Kisah Petani Ngawi di Balik 8 Tamu Spesial Prabowo di Sidang MPR
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Humas Kemensetneg)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto membawa delapan warga Indonesia yang disebut sebagai "tamu spesial" ke Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Mereka dihadirkan sebagai penerima manfaat sejumlah program pemerintah.

Prasetyo mengatakan kehadiran delapan warga tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan secara langsung dampak program pemerintah terhadap masyarakat. Para tamu tersebut merupakan penerima manfaat program seperti Sekolah Rakyat, bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), bansos Atensi, program kredit rumah dan sejumlah program lainnya.

"Kenapa dihadirkan? Itu untuk membuktikan bahwa apa yang kita kerjakan, program yang kita kerjakan, memang betul-betul memberikan dampak yang memang signifikan," kata Prasetyo usai mengikuti gladi bersih upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga:

Salah satu penerima manfaat yang dibawa Prabowo adalah Joko Purnomo, Ketua Kelompok Tani dari Desa Purwosari, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Joko disebut merasakan manfaat dari perbaikan distribusi pupuk dan irigasi yang dilakukan pemerintah.

Perbaikan tersebut membuat produktivitas pertanian meningkat. Joko yang sebelumnya hanya dapat melakukan panen satu kali dalam setahun, kini mampu panen hingga tiga kali.

"Awalnya hanya bisa panen satu kali. Sekarang sudah bisa menjadi dua kali atau bahkan menjadi tiga kali," ujar Prasetyo menirukan pengalaman Joko.

Menurut Prasetyo, peningkatan produktivitas tersebut turut mendukung pencapaian swasembada beras yang disampaikan pemerintah.

Ia menjelaskan, swasembada pangan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada peran petani dalam memanfaatkan dukungan yang diberikan, mulai dari ketersediaan pupuk, benih hingga irigasi.

Prasetyo mengatakan Prabowo juga ingin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memanfaatkan berbagai program pemerintah secara optimal.

"Itu bagian dari Bapak Presiden mengucapkan terima kasih kepada seluruh petani di seluruh Indonesia karena tanpa para petani memiliki iklim yang baik, benih yang baik, pupuk yang tersedia murah, air irigasi yang mengalir, itu tidak akan mungkin tercapai swasembada pangan kita. Jadi konteksnya lebih ke situ," ujarnya.

Selain penerima manfaat di sektor pertanian, tujuh tamu lainnya mewakili penerima manfaat berbagai program pemerintah. Kehadiran mereka di Senayan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperlihatkan hasil program secara langsung kepada publik.

Prasetyo menegaskan kehadiran para penerima manfaat bukan sekadar seremoni. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa kebijakan yang dijalankan memiliki dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat.

Delapan tamu tersebut sebelumnya diperkenalkan Prabowo dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026. Mereka menjadi representasi warga yang menerima manfaat dari sejumlah program prioritas pemerintah.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Usai Mangkir, Rudi Tanoe Akhirnya Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Bansos Beras Rp200 Miliar
Pemerintah Kebut Penyaluran 33 Ribu Ton Pakan, Peternak Aceh Terdampak Bencana Mulai Dipulihkan
Lapor Pak Bupati! Bansos di Batu Bara Perlu Dievaluasi, Rumah Permanen hingga Mobil Jadi Sorotan Warga
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN, Perjuangkan Hak Masyarakat Atas Kebun Plasma 20 Persen
Pemko Medan Cek Warga Tinggal di Rumah Kardus Bantaran Sungai Deli, Ternyata Punya Rumah di Marelan
Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Pemerintah Siapkan Skema Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru