Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Berdasarkan pendataan pemerintah daerah, sebanyak 137 jembatan yang menjadi kewenangan Kabupaten Bener Meriah mengalami kerusakan.
Jumlah tersebut membuat penanganannya membutuhkan waktu dan dukungan anggaran yang lebih besar.
"Sebab ada 137 jembatan kewenangan kabupaten yang rusak. Kalau jalan kami optimistis bisa selesai cepat sebelum Desember, karena yang rusak cuma 1 kilometer. Tapi kalau jembatan kami enggak yakin selesai semua," kata Alpahmi.
Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kementerian Dalam Negeri, Imran, meminta Pemkab Bener Meriah tidak berhenti pada tahap persiapan perencanaan.
Menurut dia, paket pekerjaan yang telah disiapkan harus segera dilanjutkan ke tahap kontrak, realisasi anggaran, dan pekerjaan fisik.
Imran mengatakan tingkat realisasi bantuan juga menjadi salah satu pertimbangan pemerintah pusat ketika mengevaluasi kebutuhan anggaran daerah pada tahap berikutnya.
"Kenapa saya kejar TKD dan (Bantuan Keuangan Khusus) BKK. Karena nanti yang belum kontrak dan belum terealisasi itu kumpul datanya di Kementerian Keuangan. Itu akan menjadi dasar kalau pemda mengajukan anggaran lagi. Bagaimana coba sudah dikasih saja realisasi masih 0," kata Imran.
Pemkab Bener Meriah kini harus mempercepat proses administrasi dan pemenuhan persyaratan sebelum paket pekerjaan masuk tahap lelang.
Pemerintah daerah berharap dukungan anggaran tersebut dapat segera diwujudkan menjadi pekerjaan fisik, terutama untuk memulihkan infrastruktur dasar yang terdampak bencana.
Dengan percepatan tersebut, perbaikan infrastruktur di Bener Meriah diharapkan tidak hanya meningkatkan akses masyarakat, tetapi juga mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi di wilayah terdampak.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.