BREAKING NEWS
Jumat, 21 Agustus 2026

Waktu Tinggal 4 Bulan, Tito Karnavian Minta Anggaran Pemulihan Bencana Sumatera Segera Dibelanjakan

Raman Krisna - Jumat, 21 Agustus 2026 19:29 WIB
Waktu Tinggal 4 Bulan, Tito Karnavian Minta Anggaran Pemulihan Bencana Sumatera Segera Dibelanjakan
Kasatgas PRR Tito Karnavian dalam Rapat Laporan Update Percepatan Rencana Induk pada Fase Pemulihan Permanen Pascabencana Sumatera, Jumat (21/8/2026). (foto: Dok Satgas PRR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera meminta pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga mempercepat realisasi anggaran pemulihan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Percepatan diperlukan karena waktu pelaksanaan program tahun anggaran 2026 tinggal sekitar empat bulan.

Anggaran yang telah disiapkan pemerintah diharapkan segera diwujudkan menjadi pembangunan dan layanan yang dibutuhkan masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga:

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengatakan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) yang telah disalurkan pemerintah harus segera digunakan.

Menurut dia, anggaran tersebut tidak boleh berhenti pada tahap pengalokasian.

"Karena ini tambahan uang TKD, spesifik untuk menangani bencana, dikasih besar-besar oleh Pak Presiden, jangan tidak dimanfaatkan," kata Tito dalam Rapat Laporan Update Percepatan Rencana Induk pada Fase Pemulihan Permanen Pascabencana Sumatera, Jumat (21/8/2026).

Pemerintah telah menyiapkan tambahan TKD sebesar Rp10,6 triliun untuk daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dana tersebut diarahkan untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai dengan kebutuhan prioritas masing-masing daerah.

Tito meminta jajaran Posko Nasional Satgas PRR, Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, serta Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah memperkuat pengawasan terhadap daerah yang realisasi anggarannya masih rendah.

Evaluasi diperlukan untuk menemukan berbagai kendala, baik administratif, teknis, maupun persoalan lain yang membuat program pemulihan berjalan lambat.

Selain tambahan TKD, Satgas PRR juga mendorong kementerian dan lembaga mempercepat pelaksanaan anggaran tambahan belanja (ABT) yang telah disiapkan untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi.

Menurut Tito, anggaran yang sudah tersedia harus segera diterjemahkan menjadi pekerjaan fisik sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Serapan Baru 38,81 Persen, Pemkab Gayo Lues Perketat Evaluasi Dana Tambahan TKD Rp24,9 Miliar
Penanganan Sungai Terdampak Bencana di Padang Dipercepat, Tiga Sungai Jadi Prioritas
Pemko Medan Dorong Car Free Night Kesawan Jadi Magnet Wisata dan Penggerak UMKM
Kabut Asap Makin Parah, Malaysia Siapkan Jalur Ini ke Indonesia
Ketua Komisi VIII DPR Sentil Malaysia-Singapura soal Karhutla: Jangan Hanya Protes, Dia Juga Punya Kebun Sawit di Indonesia
Eks Menag Yaqut Bantah Perintahkan Fee Haji: Tidak Pernah Ada Perintah dari Saya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru